Efektivitas pemberian pendidikan kesehatan audiovisual terhadap sikap dan pengetahuan ibu dengan anak balita stunting: A systematic review

DOI: https://doi.org/10.33024/hjk.v19i10.1575

Authors

  • Sakti Ilham Alfadhil Magister Keperawatan, Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Jenderal Soedirman
  • Dian Ramawati Magister Keperawatan, Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Jenderal Soedirman

Audiovisual Balita Ibu Pengetahuan Sikap

Abstract

Background: This audiovisual method contains elements of sound and images that can be seen through videos, films, and other media. The audiovisual method can serve as a supporting medium in counseling because the information presented is concise, clear, and engaging, making it very easy for mothers with stunted toddlers to understand and can enhance their knowledge.

Purpose: To analyze the effectiveness of providing audiovisual health education on the attitudes and knowledge of mothers with stunted toddlers.

Method: A systematic review of research articles was obtained from Google Scholar, Academia, ResearchGate, and also journals from universities, within the years 2021-2025 with a quasi-experimental research design. The keywords used in the journal search process were Toddlers, Mothers, Stunting, Audiovisual Media, Knowledge, and Attitude. This article search yielded a total of 1,618 articles, and 6 articles met the inclusion criteria. The quality assessment of the articles in this review utilized tools from the Joanna Briggs Institute (JBI).

Results: Review of the 6 articles indicates that the audiovisual method used to address stunting among mothers with toddlers proved effective, evidenced by a p-value of 0.01.

Conclusion: This audiovisual method has been proven effective in enhancing the knowledge and attitudes of mothers with stunted toddlers.

Suggestion: It is hoped that this can serve as a reference material for providing health education to mothers with stunted children using audiovisual means.

 

Keywords: Attitude; Audiovisual; Knowledge; Mothers; Toddlers.

 

Pendahuluan: Metode audiovisual ini mengandung unsur suara, dan gambar yang dapat dilihat melalui video, film, dan media lainnya. Metode audiovisual dapat menjadi media pendukung dalam konseling karena informasi yang disajikan singkat, jelas, dan menarik, sehingga sangat mudah dipahami oleh ibu-ibu, dengan anak balita stuting, serta dapat meningkatkan pengetahuan mereka.

Tujuan: Untuk menganalisis efektivitas pemberian pendidikan kesehatan audiovisual terhadap sikap dan pengetahuan ibu dengan anak balita stunting.

Metode: Penelitian systematic review, berasal dari Google Cendekia, Academia, Researhergate, dan juga jurnal-jurnal dari kampus, dalam rentang tahun 2021- 2025 dengan desain penelitian quasi eksperimen. Kata kunci yang digunakan dalam proses pencarian jurnalnya, yaitu balita, ibu, stunting, media audiovisual, pengetahuan, dan sikap. Pencarian artikel ini didapatkan sebesar 1,618 artikel dan yang sesuai dengan kriteria inklusi terdapat 6 artikel. Penilaian kualitas artikel dalam tinjauan ini menggunakan alat dari Joanna Briggs Institute (JBI).

Hasil: Review 6 artikel menunjukkan bahwa metode audiovisual ini yang digunakan untuk mengatasi stunting untuk ibu-ibu dengan anak balita terbukti efektif dibuktikan dengan nlai p sebesar 0.01.

Simpulan: Metode audiovisual ini terbukti efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu dengan anak balita yang mengalami stunting.

Saran: Diharapkan dapat menjadi bahan referensi untuk memberikan pendidikan kesehatan ibu dengan anak stunting menggunakan audiovisual.

 

Kata Kunci: Audiovisual; Balita; Ibu; Pengetahuan; Sikap.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aurima, J., Susaldi, S., Agustina, N., Masturoh, A., Rahmawati, R., & Madhe, M. T. M. (2021). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di Indonesia. Open Access Jakarta Journal of Health Sciences, 1(2), 43-48.

Barker, T. H., Stone, J. C., Sears, K., Klugar, M., Tufanaru, C., Leonardi-Bee, J., & Munn, Z. (2023). The revised JBI critical appraisal tool for the assessment of risk of bias for randomized controlled trials. JBI evidence synthesis, 21(3), 494-506.

Dewi, K., Anggriani, L., Ritonga, M. P., Azmi, C., Samosir, S. R., & Hutauruk, F. N. (2023). Stunting dan pencegahannya. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 1(1), 18-26.

Ginting, S. (2022). The Effect of Health Education with Audio Visual Media on Changes in Mother’s Behavior in Stunting Prevention. Health Notions, 6(10), 423–428.

Hartati, S., Patimah, P., & Widianti, R. A. (2023). Pengaruh edukasi kesehatan dengan penggunaan metode audiovisual tentang sunting terhadap pengetahuan ibu di Kabupaten Cianjur tahun 2023. Madani: Jurnal Ilmiah Multidisipline, 1(7), 605-609.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Stunting. Diakses dari: https://ayosehat.kemkes.go.id/topik-penyakit/defisiensi-nutrisi/stunting

Levio, S., Wahyuni, L., & Sasube, L. M. (2022). Audio Visual And Poster As A Media To Improve Mothers’ Knowledge About Stunting During Covid-19 Pandemic. Jurnal Kesehatan Masyarakat Dan Lingkungan Hidup, 7(2), 158-165.

Masruroh, S., & Mukhoirotin, M. (2022). Pendidikan Kesehatan Media Audio Visual Untuk Meningkatkan Pengetahuan, Sikap dan Psikomotor Ibu Tentang Tehnik Menyusui. Midwiferia Jurnal Kebidanan, 8(1), 9-21.

Munn, Z., Stone, J. C., Aromataris, E., Klugar, M., Sears, K., Leonardi-Bee, J., & Barker, T. H. (2023). Assessing the risk of bias of quantitative analytical studies: introducing the vision for critical appraisal within JBI systematic reviews. JBI Evidence Synthesis, 21(3), 467-471.

Nirmalasari, N. O. (2020). Stunting pada anak: Penyebab dan faktor risiko stunting di Indonesia. QAWWAM: Journal for gender mainstreaming, 14(1), 19-28.

Nuraini, A., Sari, P., Astuti, S., Gumilang, L., & Didah, D. (2021). Effect of Health Education Video on Knowledge about Stunting among Women in Childbearing Age. Althea Medical Journal, 8(1), 7-12.

Nurhayati, F., Azzahra, D., & Lestari, M. D. (2023). Health education through audio visual media effects on increasing stunting prevention knowledge in pre-marriage couples in Cimahi. Devotion: Journal of Research and Community Service, 4(5), 1179-1184.

Pratiwi, R. D., Azahra, J. N., Kasumawati, F., Romlah, S. N., & Poddar, S. (2025). Effectiveness of Health Promotion Through Animation Video On Knowledge And Attitudes In Stunting Prevention Among Mothers in the Baduy Tribe. Window of Health: Jurnal Kesehatan, 346-355.

Rahmadhita, K. (2020). Permasalahan stunting dan pencegahannya. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 9(1), 225-229.

Sahroji, Q. N., Hidayat, R., & Nababan, R. (2022). Implementasi Kebijakan Dinas Kesehatan Dalam Penanganan Stunting Di Kabupaten Karawang. Jurnal Pemerintahan Dan Politik, 7(1).

Simanjuntak, B. Y., Haya, M., Suryani, D., Khomsan, A., & Ahmad, C. A. (2019). Maternal knowledge, attitude, and practices about traditional food feeding with stunting and wasting of toddlers in farmer families. Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal), 14(2), 58-64.

Sitorus, R. S., Sirait, R. A., & Sinambela, M. (2025). The Influence of Health Education with Video Media on Stunting Prevention on Mothers' Knowledge. Jurnal Keperawatan Priority, 8(1), 84-95.

Suci, M., Kalsum, U., & Siregar, N. (2023). The Effectiveness of Education Using Video and Pocket Book on Knowledge of Mothers to Stunting About PMT. KESANS: International Journal of Health and Science, 2(6), 318-332.

Sutarto, S., Mayasari, D., & Indriyani, R. (2018). Stunting, Faktor ResikodanPencegahannya. Agromedicine Unila, 5(1), 540-545.

World Health Organization. (2025). Global nutrition targets 2030: stunting brief. Diakses dari: https://www.who.int/publications/i/item/B09383.

Downloads

Published

2025-12-31