Efektivitas montase dan terapi menulis terhadap peningkatan motorik halus pada anak usia prasekolah

DOI: https://doi.org/10.33024/hjk.v19i7.1553

Authors

  • Raras Vergita Puspa Nirwana Universitas Muhammadiyah Purwokerto
  • Atika Dhiah Anggraeni Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Anak Usia Prasekolah Menulis Montase Motorik Halus

Abstract

Background: Children with fine motor disorders and delays tend to experience learning difficulties, lack self-confidence, shyness, dependency, and a lack of creativity due to their inability to use their hands skillfully according to their age-appropriate developmental tasks. One effort to improve children's fine motor skills is through montage and writing therapy.

Purpose: To determine the effectiveness of montage and writing therapy in improving fine motor skills in preschool-aged children.

Method: This study was a quasi-experimental study with a pretest-posttest approach without a control group. It was conducted at Pertiwi Kindergarten, Banjaranyar, Sokaraja Regency. Thirty-six children (aged 4–6 years) were recruited using a total sampling technique. The instrument used was the Denver Developmental Screening Test (DDST), with data analysis using the Wilcoxon and Mann-Whitney U tests.

Results: The mean age of the montage group was 67 months and the writing group 64.94 months, with the majority of respondents being female. The Wilcoxon test for the montage group yielded a p-value of 0.025 (p<0.05). Meanwhile, in the writing group, the p-value was 0.564 (>0.05).

Conclusion: Montage therapy is more effective than writing therapy in improving children's fine motor skills.

 

Keywords: Fine Motor Skills; Montage; Preschool Children; Writing.

 

Pendahuluan: Anak dengan gangguan dan keterlambatan motorik halus cenderung mengalami kesulitan belajar, kurang percaya diri, pemalu, ketergantungan, serta kurang kreatif akibat ketidakmampuan menggunakan tangan secara terampil sesuai dengan tugas perkembangan usianya. Salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak adalah melalui pemberian montase dan terapi menulis.

Tujuan: Untuk mengetahui efektivitas montase dan terapi menulis terhadap peningkatan kemampuan motorik halus anak usia prasekolah.

Metode: Desain penelitian quasi experiment dengan pendekatan pretest-posttest without control group yang dilaksanakan di TK Pertiwi Banjaranyar, Kecamatan Sokaraja. Jumlah responden sebanyak 36 anak (usia 4–6 tahun) yang diambil menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah Denver Developmental Screening Test (DDST), dengan analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan Mann Whitney U.

Hasil: Rata-rata usia kelompok montase adalah 67 bulan dan kelompok menulis 64,94 bulan dengan mayoritas responden berjenis kelamin perempuan. Uji Wilcoxon, kelompok montase menghasilkan p-value 0.025 (p<0.05). Sementara pada kelompok menulis didapatkan p-value sebesar 0.564 (>0.05).

Simpulan: Terapi montase lebih efektif dibanding terapi menulis dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak.

 

Kata Kunci: Anak Usia Prasekolah; Menulis; Montase; Motorik Halus.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aisyah, E. R., Widayati, S., Ningrum, M. A., & Adhe, K. R. (2024). Hubungan Persepsi Pengguna Busy Book Terhadap Stimulasi Perkembangan Kognitif Berpikir Simbolik Anak usia 5-6 Tahun. EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 5(1), 509-522.

Alawiyah, N., & Attamim, N. (2020). The development of fine motor and visual motor skills of children 4-5 years old to get ready write. JECIES: Journal of Early Childhood Islamic Education Study, 1(1), 15-33.

Ananditha, A. C. (2017). Faktor-faktor yang berhubungan dengan perkembangan motorik kasar pada anak toddler. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 2(1), 40-8.

Auliya, A. F. S. (2025). Bab viii metode pembelajaran pengembangan motorik. Pengembangan Fisik Motorik Anak Usia Dini, 104.

Azwaldi, A. P. P., Damanik, H. D., & Erman, I. (2021). Penilaian Perkembangan Anak Usia Dini Model Denver Developmental Screening Test (DDST) II. Lembaga Chakra Brahmana Lentera.

Devita, Y. (2018). Pengaruh Bermain Konstruksi (Lego) Terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Usia Prasekolah. Jurnal Keperawatan Priority, 1(2), 290540.

Erik, E., & Carniyati, C. (2022). Efektivitas Penggunaan Media Busy Book Flanel Terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 3-4 Tahun KB Al-Irsyad Al-Islamiyyah Kota Cirebon. Hadlonah: Jurnal Pendidikan Dan Pengasuhan Anak, 3(1), 102-111.

Ferasinta, F., Nurhayati., & Yanti, L. (2021). Monograf Terapi Bermain Montase Dan Kolase Untuk Meningkatkan Perkembangan Motorik Halus Pada Anak. Wawasan Ilmu: Banyumas.

Harsismanto, J., Fredrika, L., Padila, P., & Andri, J. (2020). Pengaruh Intervensi Finger Painting terhadap Peningkatan Perkembangan Motorik Halus Anak Prasekolah. Prosiding Senantias, 1(1), 473-482.

Lisa, M., Mustika, A., & Lathifah, N. S. (2020). Alat Permainan Edukasi (APE) meningkatkan perkembangan motorik halus pada anak usia 4-6 tahun. Jurnal Kesehatan, 11(1), 125-132.

Munawaroh, S., Muftiana, E., & Dwirahayu, Y. (2020). Hubungan Kebiasaan Makan Pagi (Sarapan) Dengan Status Gizi Anak Usia Sekolah Di Sd Muhammadiyah Terpadu Ponorogo. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 5(2), 117-120.

Nurwijayanti, A. M., & Iqomh, M. K. B. (2018). Intervensi Keperawatan Anak Pada Anak Usia Pra Sekolah Di Kecamatan Weleri Dalam Upaya Pencapaian Tumbuh Kembang. Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia, 8(03), 479-486.

Octavianti, R., Mulia, M., & Lasutri, T. (2023). Improving Fine Motor Skills With Finger Painting In Early Childhood Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Dengan Finger Painting Pada Anak Usia Dini. Psikostudia Jurnal Psikologi, 12(1), 105-110.

Oktarina, M. (2022). Kemampuan Menulis Anak Melalui Permainan Sentra. Tarbiyatul Aulad, 8(1).

Panggabean, R. D. E., Lumbantobing, P., & Limbong, W. S. B. (2023). Meningkatkan Perkembangan Motorik Halus Anak Dengan Kegiatan Menulis Pada Usia 5-6 Tahun. Jurnal Ilmiah Aquinas, 103-110.

Pratiwi, I. C., Handayani, O. W. K., & Raharjo, B. B. (2017). Kemampuan kognitif anak retardasi mental berdasarkan status gizi. Public Health Perspective Journal, 2(1).

Putri, H. N., & Nurmiyanti, L. (2022). Peningkatan Keterampilan Motorik Halus Melalui Kegiatan Menganyam Pada Anak Usia 5-6 Tahun. JM2PI: Jurnal Mediakarya Mahasiswa Pendidikan Islam, 3(1), 65-74.

Samsidar, S. (2019). Kegiatan Merobek dengan Media Kertas Dapat Meningkatkan Keteramplan Motorik Halus pada Anak Usia Dini di Kelompok B Tk Pertiwi I Kota Jambi. Jurnal Literasiologi, 2(2), 15-15.

Suhartanti, I., Rufaida, Z., Setyowati, W., & Ariyanti, F. W. (2019). Stimulasi kemampuan motorik halus anak pra sekolah. E-Book Penerbit STIKes Majapahit, 1-119.

Syawalia, G. F. F., Rahman, T., & Giyartini, R. (2021). Analisis Media Montase Terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Usia 4-5 Tahun. Jurnal PAUD Agapedia, 5(2), 229-236.

Yuliana, S. P., Ramli, S. A., & Hajeni, H. (2020). Peningkatan Keterampilan Motorik Halus Anak melalui Kegiatan Meronce pada Kelompok B Taman Kanak-kanak Pkk To'lemo Kabupaten Luwu. Tematik, 6(2), 76-87.

Downloads

Published

2025-10-09