Hubungan pengetahuan dan sikap terhadap perilaku pencegahan komplikasi diabetes mellitus

DOI: https://doi.org/10.33024/hjk.v19i10.1478

Authors

  • Febria Listina Fakultas Kesehatan, Universitas Mitra Indonesia
  • Muhammad Zakky Ghufronsyah Fakultas Kesehatan, Universitas Mitra Indonesia
  • Nova Mega Rukmana Fakultas Kesehatan, Universitas Mitra Indonesia

Diabetes Mellitus Pengetahuan Perilaku Pencegahan Komplikasi Sikap

Abstract

Background: Diabetes Mellitus (DM) is a non-communicable disease that can lead to serious complications if not properly managed. These complications include heart disease, kidney failure, vision impairment, and nerve damage. According to data from Comunity Health Center Way Halim II in Bandar Lampung, the number of DM cases increased significantly from 30 cases in 2020 to 472 cases in 2024. Furthermore, 141 cases were already recorded from January to April 14th, 2025 alone.

Purpose: To determine the relationship between knowledge and attitudes toward complication prevention behavior among DM patients at Comunity Health Center.

Method: A quantitative research used a cross-sectional design with 59 respondents selected by purposive sampling. Data were collected through structured questionnaires and analyzed using Chi-Square test.

Results: The majority of respondents had poor knowledge and negative attitudes toward prevention. There was a significant correlation between knowledge (p=0.013; OR=3.2) and attitude (p=0.041; OR=2.7) with complication prevention behavior.

Conclusion: Knowledge and attitudes play an important role in complication prevention behavior. Continuous health education and promotion are necessary to improve preventive practices among DM patients.

 

Keywords: Attitude; Complication Prevention; Diabetes Mellitus; Knowledge.

 

Pendahuluan: Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit tidak menular yang dapat menimbulkan komplikasi serius seperti penyakit jantung, gagal ginjal, gangguan saraf, dan gangguan penglihatan. Kasus DM di Puskesmas Way Halim II meningkat dari 30 kasus pada 2020 menjadi 472 kasus pada 2024, dan pada awal 2025 tercatat 141 kasus.

Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap pasien terhadap perilaku pencegahan komplikasi.

Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional pada 59 responden yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis dengan uji Chi-Square.

Hasil: Sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang baik dan sikap negatif. Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan (p=0.013; OR=3.2) dan sikap (p=0.041; OR=2.7) dengan perilaku pencegahan komplikasi DM.

Simpulan: Pengetahuan dan sikap berperan penting dalam perilaku pencegahan komplikasi. Edukasi dan promosi kesehatan berkelanjutan diperlukan untuk meningkatkan perilaku pencegahan pasien diabetes.

 

Kata Kunci: Diabetes Mellitus; Pengetahuan; Perilaku Pencegahan Komplikasi; Sikap.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmadi, D. (2024). Hubungan Antara Pengetahuan Dengan Pelaksanaan Pemeriksaan Fisik Oleh Perawat Pada Kasus Penyakit Dalam Di Ruang Anggrek RSU. A. Wahab Sjahranie Samarinda: Penelitian Cross Sectional (Doctoral dissertation, UNIVERSITAS AIRLANGGA).

Alfarysyi, R. R., & Rachmawati, M. (2021). Hubungan Tingkat Pengetahuan tentang Diabetes Melitus dengan Persepsi Pencegahan Komplikasi Polineuropati Diabetik. Jurnal Riset Kedokteran, 46-54.

Alfiani, N., Yulifah, R., & Sutriningsih, A. (2017). Hubungan pengetahuan diabetes melitus dengan gaya hidup pasien diabetes melitus di Rumah sakit tingkat II dr. Soepraoen Malang. Nursing News: Jurnal Ilmiah Keperawatan, 2(2).

Allemani, C., Minicozzi, P., Morawski, B., Lima, C. A., Bennett, D., Pongnikorn, D., & Di Carlo, V. (2025). Global variation in patterns of care and time to initial treatment for breast, cervical, and ovarian cancer from 2015 to 2018 (VENUSCANCER): a secondary analysis of individual records for 275 792 women from 103 population-based cancer registries in 39 countries and territories. The Lancet, 406(10517), 2325-2348.

Angelina, F., & Herwanto, V. (2022). Hubungan Antara Pengetahuan Dengan Sikap Dan Perilaku Pencegahan Diabetes Mellitus Tipe-2 Pada Kelompok Usia Produktif. Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis, 2(2), 120-126.

Anggreni, D., & Km, S. (2022). Buku Ajar-Metodologi Penelitian Kesehatan. E-Book Penerbit STIKes Majapahit.

Anisak, S., Farida, E., & Rodiyatun, R. (2022). Faktor Predisposisi Perilaku Ibu dalam Pemberian ASI Ekslusif. Jurnal Kebidanan, 12(1), 34-46.

Aryani, M., Hisni, D., & Lubis, R. (2022). Hubungan tingkat pengetahuan dan sikap terhadap pencegahan ulkus kaki diabetik pada pasien DM Tipe 2 di Puskesmas Kecamatan Pasar Minggu. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama, 11(3), 184-192.

Baihaqi, M., Mahmudah, M., Al Mubarak, A. J., Rabbaniyah, N., & Susanto, D. (2025). Studi Validasi dan Reliabilitas Butir Soal Tes Sumatif dalam Pendidikan Bahasa Arab. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia, 5(4), 1530-1542.

Budiman, R. A. (2023). Kapita selekta kuesioner: pengetahuan dan sikap dalam penelitian kesehatan. Jakarta: Salemba Medika, 2013, P4-8.

Dj, A. F., Afrizal, A., & Wahyudi, I. (2021). Pengaruh Sikap, Norma Subjektif, Persepsi Kontrol, Dan Komitmen Organisasi Terhadap Whistleblowing Behavior Dengan Intention Whistleblowing Sebagai Variabel Moderasi (Studi Pada Aparatur Sipil Negara Di Inspektorat Dan Bpkp Perwakilan Jambi). JAKU (Jurnal Akuntansi & Keuangan Unja)(E-Journal), 6(4), 243-252.

Faridha, A. R. F. (2022). Pengaruh Edukasi Kesehatan Terstruktur Pendekatan Health Belief Model Terhadap Efikaksi Diri Dalam Kepatuhan Menjalani Hemodialisa (Doctoral dissertation, Universitas Karya Husada).

Hakim, S. K. (2024). Hubungan Tingkat Kecerdasan Spiritual dengan Resiliensi pada Wanita Penderita Kanker Payudara (Doctoral dissertation, Universitas Airlangga).

Hasanah, Y. (2024). Hubungan Pengetahuan dengan Perilaku Pencegahan Komplikasi Diabetes Melitus. Indonesian Journal of Health Community, 5(1), 17-24.

Liza, Y., & Mentari, L. (2020). Komplikasi dan Komorbid pada Pasien Diabetik Ketoasidosis.

Maulana, D. (2025). Hubungan Antara Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Penderita Diabetes Mellitus Di Puskemas Sedati Sidoarjo (Doctoral Dissertation, Stikes Hang Tuah Surabaya).

Nuha, Q. A., Riskasari, W., & Aquarisnawati, P. (2023). Hubungan Antara Dukungan Sosial Keluarga Dan Motivasi Dengan Kepatuhan Berobat Pasien Diabetes Mellitus (Dm) Tipe Ii Di Wilayah Kerja Puskesmas X Gresik. Jurnal Psikologi Poseidon, 80-92.

Parliani, P., Wahyuni, T., Ramadhaniyati, R., Usman, U., Pradika, J., & Lestari, L. (2021). Buku Saku Mengenal Diabetes Mellitus.

Saepudin, E., Damayani, N. A., & Rusmana, A. (2025). Pendidikan Literasi Kesehatan Lingkungan Bagi Anak Usia Dini. Innovative: Journal Of Social Science Research, 5(3), 4770-4785.

Tandra, H. (2024). Strategi mengalahkan komplikasi diabetes dari kepala sampai kaki. Gramedia Pustaka Utama.

Tjahjadi, V. (2017). Mengenal, Mencegah, Mengatasi Silent Killer,“Diabetes”. Hikam Pustaka.

Wahyuni, V. (2022). Validitas dan Reliabilitas Instrumen Tes Kemampuan Komunikasi Matematis Materi Relasi Dan Fungsi. Jurnal Sustainable, 5(1), 89-99.

Widiastuti, Y. P., & Ramayanti, E. D. (2022). Tingkat pengetahuan ibu menyusui berpengaruh terhadap upaya untuk meningkatkan produksi ASI selama pandemi COVID 19. NURSCOPE: Jurnal Penelitian Dan Pemikiran Ilmiah Keperawatan, 7(2), 97-106.

Wulandari, A., & Utomo, E. K. (2023). Hubungan Pengetahuan dan Sikap Pasien tentang Pencegahan Komplikasi Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit Medika Mulya Wonogiri.

Yusri, A. Z. (2020). Teori, Metode, dan Praktik Penelitian Kualitatif. Jurnal Ilmu Pendidikan, 7(2).

Zainurridha, Y. A., & Azis, M. A. (2020). Pengetahuan dengan perilaku pencegahan gastritis: Literature review. Medical Jurnal of Al Qodiri, 5(2), 1-7.

Downloads

Published

2025-12-31