Pengaruh ice massage terhadap intensitas keluhan nyeri punggung bawah pada tenaga kerja bongkar muat

DOI: https://doi.org/10.33024/hjk.v19i7.1381

Authors

  • Claudia Natalia Wokas Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Sam Ratulangi
  • Angela Fitriani Clementine Kalesaran Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Sam Ratulangi
  • Paul Artur Tennov Kawatu Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Sam Ratulangi

Ice Massage Nyeri Punggung Bawah Tenaga Kerja Bongkar Muat

Abstract

Background: Stevedores at Manado Port are a group of informal workers at high risk of musculoskeletal disorders, particularly low back pain, due to heavy workloads, long working hours, and poor ergonomic posture. One simple non-pharmacological intervention to reduce the intensity of low back pain is ice massage.

Purpose: To determine the effect of ice massage on the intensity of low back pain complaints in stevedores.

Method: This study used a quasi-experimental design with a non-equivalent control group design, consisting of two groups: an intervention group (ice massage) and a control group (no treatment). A total of 32 participants, 16 in each group, were selected as the sample. Pain levels were measured using a Visual Analog Scale (VAS) before and after the intervention.

Results: Data analysis using a paired t-test showed a significant reduction in low back pain intensity (p < 0.05) in the treatment group. The results of the independent sample t-test showed a significant difference in pain intensity between the treatment and control groups (p < 0.05).

Conclusion: Ice massage has an effect on the intensity of lower back pain complaints in stevedores.

Suggestion: Ice massage can be applied independently by stevedores to relieve lower back pain. Further research is recommended with a larger sample size and longer intervention period to strengthen the scientific evidence.

 

Keywords: Ice Massage; Lower Back Pain; Stevedores.

 

Pendahuluan: Tenaga kerja bongkar muat (TKBM) di Pelabuhan Manado merupakan kelompok pekerja informal yang berisiko tinggi mengalami gangguan muskuloskeletal, terutama nyeri punggung bawah akibat beban kerja berat, durasi kerja panjang, dan postur tubuh yang tidak ergonomis. Salah satu intervensi non-farmakologis sederhana untuk mengurangi intensitas nyeri punggung bawah tersebut adalah ice massage.

Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh ice massage terhadap intensitas keluhan nyeri punggung bawah pada Tenaga kerja bongkar muat.

Metode: Desain kuasi-eksperimental menggunakan desain kelompok kontrol non-ekuivalen, yang terdiri dari dua kelompok, intervensi (ice massage) dan kelompok kontrol (tanpa perlakuan). Total sampel sebanyak 32 partisipan, terdiri atas 16 orang di setiap kelompok. Tingkat nyeri diukur menggunakan Visual Analog Scale (VAS) sebelum dan sesudah intervensi.

Hasil: Analisis data menggunakan uji-t sampel berpasangan menunjukkan penurunan intensitas nyeri pungguh bawah secara signifikan (p < 0.05) pada kelompok perlakuan. Hasil uji-t sampel independen menunjukkan perbedaan itensitas nyeri yang signifikan antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol (p < 0.05).

Simpulan: Terdapat pengaruh ice massage terhadap intensitas keluhan nyeri punggung bawah pada tenaga kerja bongkar muat.

Saran: Ice massage dapat diterapkan secara mandiri oleh petugas TKBM untuk meredakan nyeri punggung bawah. Penelitian lanjutan disarankan dengan sampel lebih besar dan waktu intervensi lebih panjang untuk memperkuat bukti ilmiah.

 

Kata Kunci: Ice Massage; Nyeri Punggung Bawah; Tenaga Kerja Bongkar Muat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aprilia, S., & Wahyuningsih, A. S. (2023). Hubungan Sikap Kerja, Usia Dan Masa Kerja Dengan Keluhan Low Back Pain (LBP) Pada Tenaga Kerja Bongkar Muat Di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang (Studi Kasus Di Divisi Unit Pengantongan Pupuk). Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia).

Arwiyani, A. (2024). Gambaran Aktivitas Fisik Pada Pasien Low Back Pain Di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang (Doctoral Dissertation, Universitas Islam Sultan Agung Semarang).

Atkinson, G., & Batterham, A. M. (2015). True and false interindividual differences in the physiological response to an intervention. Experimental physiology, 100(6), 577-588.

Dewi, N. Y. F. F. (2021). Efektivitas Pemberian Aromatherapi Lemon Dan Pemberian Ice Massage Terhadap Penurunan Nyeri Low Back Pain (Doctoral Dissertation, Universitas Kusuma Husada Surakarta).

Fazura, A. (2024). Hubungan Usia, Masa Kerja, Dan Indeks Masa Tubuh (Imt) Dengan Keluhan Low Back Pain (Lbp) Pada Supir Angkot Di Pt Rahayu Medan Ceria Trayek 103 Kota Medan (Doctoral Dissertation, Uin Surmatra Utara Medan).

Fraitag, D. N., Popescu-Stelea, M., Moraru, R. I., & Băbuţ, G. B. (2022). Prevention activities in ship loading and unloading operations. In MATEC Web of Conferences (Vol. 354, p. 00003). EDP Sciences.

Handoko, T. H. (2016). Manajemen Personalia Dan Sumberdaya Manusia. Bpfe.

Hawari, A. A., Zaidah, L., Ft, S. S. T., Or, M., Putro, P. D., & Ft, S. (2020). Perbedaan Pengaruh Massage Dengan Ice Massage Terhadap Penurunan Nyeri Delay Onset Muscle Soreness (Doms) Pada Otot Hamstring Ditinjau Dengan Metode Narrative Review.

Hayati, K., & Devi, T. (2020). Efektivitas Terapi Ice Massage Dan Back Massage Terhadap Perubahan Intensitas Nyeri Pada Pasien Low Back Pain Di Rumah Sakit Grandmed Lubuk Pakam Tahun 2020. Jurnal Keperawatan Dan Fisioterapi (Jkf), 2(2), 139-146.

Karabulut, N., Gürçayır, D., & Aktaş, Y. Y. (2016). Non-pharmacological interventions for pain management used by nursing students in Turkey. Kontakt, 18(1), e22-e29.

Maharani, O. K. A., Suryono, H., & Sari, E. Faktor Yang Mempengaruhi Low Back Pain (LBP) Pekerja Ruang Produksi PT. Indowire Prima Industrindo Tahun 2020.

Rahman, R. (2024). Pengaruh Kompres Dingin Terhadap Penurunan Nyeri Pada Pasien Post Operasi Odontektomi (Doctoral Dissertation, Universitas Islam Sultan Agung Semarang).

Rizki, A. T., Pratama, N. Y., & Anggita, G. M. (2021). The Effectiveness of Ice Massage Therapy for Low Back Pain Patients. In ISMINA 2021: Proceedings of the 5th International Conference on Sports, Health, and Physical Education, ISMINA 2021, 28-29 April 2021, Semarang, Central Java, Indonesia (p. 443). European Alliance for Innovation.

Sari, N. L. M. D. P., Prapti, N. K. G., & Sulistiowati, N. M. D. (2019). Pengaruh Latihan Fleksi William Terhadap Skala Nyeri Punggung Bawah Pada Pengrajin Ukiran. Community of Publishing In Nursing (COPING), 7(2), 67-74.

Sari, N. P. L., Mogi, T. I., & Angliadi, E. (2015). Hubungan Lama Duduk Dengan Kejadian Low Back Pain Pada Operator Komputer Perusahaan Travel di Manado. E-Clinic, 3(2).

Tarangi, F. M., Marunaya, S., & Huwae, L. B. (2022). Hubungan Durasi Kerja Penyapu Jalan Dengan Terjadinya Nyeri Punggung Bawah Di Kota Ambon Tahun 2021. PAMERI: Pattimura Medical Review, 4(1), 1-7.

Tatilu, J. E., Kawatu, P. A., & Ratag, B. T. (2014). Hubungan Antara Sikap Kerja Dengan Keluhan Nyeri Punggung Bawah Pada Tenaga Kerja Bongkar Muat Di Kantor Kesyahbandaraan Dan Otoritas Pelabuhan Manado. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Manado, 3.

Tonda, W. O. J., Lestari, H., & Rezal, F. (2025). Hubungan Posisi Kerja, Lama Kerja, Dan Beban Kerja Dengan Keluhan Low Back Pain (Lbp) Pada Pekerja Buruh Pelabuhan Nusantara Kendari. Journal Of Health Sciences Leksia (Jhsl), 3(3), 22-34.

Wardhani, A., & Widada, W. (2025). Pengaruh Hot Stone Massage Terhadap Tingkat Nyeri pada Petani yang Mengalami Low Back Pain (LBP) di Puskesmas Lojejer, Wuluhan, Jember. The Indonesian Journal of Health Science, 17(1), 78-83.

Wanodyana, W. B., & Ambardini, R. L. (2018). Efektivitas Kombinasi Proprioceptive Neuromuscular Facilitation Dan Ice Massage Untuk Mencegah Delayed Onset Muscle Soreness. MEDIKORA, 17(1).

Downloads

Published

2025-10-07