Hubungan antara kebiasaan menyikat gigi dan konsumsi makanan tinggi gula dengan kejadian karies gigi pada anak sekolah dasar
DOI: https://doi.org/10.33024/hjk.v19i8.1343
Karies Gigi Kebiasaan Menyikat Gigi Konsumsi Makanan Tinggi Gula
Abstract
Background: Dental caries is a condition of tooth tissue damage caused by bacterial activity triggered by poor oral hygiene and consumption of high-sugar foods. Dental caries in school-age children can disrupt learning activities by causing pain and reducing self-confidence. In Indonesia, the incidence of dental caries remains high, including in North Sulawesi. Irregular tooth brushing habits and consumption of sweet foods are the main factors causing caries in elementary school students.
Purpose: To determine the relationship between tooth brushing habits and consumption of high-sugar foods with the incidence of dental caries in elementary school children.
Method: An analytical survey study with a cross-sectional design was conducted to analyze the relationship between risk factors and the incidence of dental caries in elementary school children.
Results: The bivariate analysis yielded a p-value of 0.000 (p<0.05), meaning H0 was rejected and the hypothesis was accepted. This indicates a relationship between tooth brushing habits and consumption of high-sugar foods with the incidence of dental caries in elementary school children.
Conclusion: There is a significant relationship between poor tooth brushing habits and consumption of high-sugar foods with an increased risk of dental caries.
Suggestion: For future researchers, these results can be used as a reference, but by adding other methods or variables that are not yet in this study.
Keywords: Consumption of High-Sugar Foods; Dental Caries; Toothbrushing Habits.
Pendahuluan: Karies gigi adalah kondisi rusaknya jaringan gigi akibat aktivitas bakteri yang dipicu oleh kebersihan mulut yang buruk dan konsumsi makanan tinggi gula. Karies gigi yang terjadi pada anak usia sekolah dapat mengganggu aktivitas belajar karena menimbulkan rasa sakit dan menurunkan kepercayaan diri. Di Indonesia, angka kejadian karies gigi masih tinggi, termasuk di Sulawesi Utara. Kebiasaan menyikat gigi yang tidak teratur dan konsumsi makanan manis menjadi faktor utama penyebab karies pada siswa sekolah dasar.
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan menyikat gigi dengan konsumsi makanan tinggi gula terhadap kejadian karies gigi pada anak sekolah dasar.
Metode: Penelitian survei analitik dengan desain potong lintang untuk menganalisis hubungan faktor risiko dengan kejadian karies gigi pada anak sekolah dasar.
Hasil: Analisis bivariat diperoleh p value sebesar 0.000 (p<0.05), artinya H0 ditolak maka hipotesis diterima. Hal ini menunjukkan terdapat hubungan kebiasaan menyikat gigi dan konsumsi makanan tinggi gula terhadap kejadian karies gigi pada anak sekolah dasar.
Simpulan: Terdapat hubungan signifikan antara kebiasaan menyikat gigi yang buruk dan konsumsi makanan tinggi gula dengan peningkatan risiko karies gigi.
Saran: Bagi peneliti selanjutnya dapat menggunakan hasil ini sebagai referensi, namun dengan menambah metode lain atau dengan menambahkan variabel yang belum ada pada penelitian ini.
Kata Kunci: Karies Gigi; Kebiasaan Menyikat Gigi; Konsumsi Makanan Tinggi Gula.
Downloads
References
Agung, I. G. A. A., & Nurlitasari, D. F. (2017). Asupan gizi, pola makan dan kesehatan gigi anak. Interdental Jurnal Kedokteran Gigi (Ijkg), 13(1).
Anggresti, A. (2023). Gambaran Jumlah Karies Gigi dan Pola Konsumsi Kariogenik pada Anak Usia 9-11 Tahun di Sekolah Dasar (Doctoral dissertation, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta).
Egayanti, N. K. D. (2024). Gambaran Perilaku Konsumsi Makanan Manis Dan Lengket Serta Karies Gigi Pada Siswa Kelas Iii Sdn 3 Batur Tahun 2024 (Doctoral dissertation, Poltekkes Kemenkes Denpasar Jurusan Kesehatan Gigi 2024).
Fayaz, Y., Ahmadi, S. U., Miri, S. A. S., Mohammadi, H., Wikins, W. M., & Nikzad, N. A. (2024). Analysis of Primary Tooth Extractions and Associated Factors in 3 to 5-Year-Old Children in Kabul, Afghanistan: A Retrospective Study. Clinical, Cosmetic and Investigational Dentistry, 397-404.
Guarnizo-Herreño, C. C., Lyu, W., & Wehby, G. L. (2019). Children's oral health and academic performance: evidence of a persisting relationship over the last decade in the United States. The Journal of pediatrics, 209, 183-189.
Harapan, I. K., Bidjuni, M., & Maleke, L. (2014). Hubungan frekuensi makan permen dengan karies gigi pada siswa kelas V SD Katolik Pineleng Kabupaten Minahasa Induk. INFOKES-Jurnal Ilmu Kesehatan, 9(1).
Hasiru, F., Engkeng, S., & Asrifuddin, A. (2019). Hubungan Perilaku Kesehatan Menggosok Gigi Dengan Karies Gigi Pada Anak Di Sd Inpres Winangun Kota Manado. Skripsi. Fakultas Kesehatan Masyarakat. KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi, 8(6).
Jauhara, F. N., & Febrianti, T. (2019). Kejadian Karies Gigi Dan Faktor Risiko Karies Gigi Pada Siswa SD Dental Caries Status And Caries Risk Factors In Students Elementary School. Jurnal Health of Studies ISSN, 2549, 3353.
Kala’tiku, S., Musu, M. R., & Disik, B. (2023). Hubungan Pengetahuan dan Kepatuhan Menggosok Gigi dengan Timbulnya Karies Gigi. Media Kesehatan Gigi: Politeknik Kesehatan Makassar, 22(2), 33-41.)
Kassebaum, N. J., Smith, A. G., Bernabé, E., Fleming, T. D., Reynolds, A. E., Vos, T., & GBD 2015 Oral Health Collaborators. (2017). Global, regional, and national prevalence, incidence, and disability-adjusted life years for oral conditions for 195 countries, 1990–2015: a systematic analysis for the global burden of diseases, injuries, and risk factors. Journal of dental research, 96(4), 380-387.
Kusuma, A. P., & Taiyeb, A. M. (2020). Gambaran kejadian karies gigi pada anak kelas 2 Sekolah Dasar Negeri 20 Sungaiselan. Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar, 15(2), 238-244.
Lintang, J. C., Palandeng, H., & Leman, M. A. (2015). Hubungan tingkat pengetahuan pemeliharaan kesehatan gigi dan tingkat keparahan karies gigi siswa sdn tumaluntung minahasa utara. e-GiGi, 3(2).
Nurhalisah, A. R., & Hidayati, S. (2023). Pengetahuan tentang kebersihan gigi dan mulut pada siswa sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi, 4(3), 1-16.
Mariati, N. W., Wowor, V. N., & Tasya, M. (2024). Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Kejadian Karies Gigi pada Anak Usia Sekolah di Desa Wori. e-GiGi, 12(2), 199-206.
Messina, M., Rogero, M. M., Fisberg, M., & Waitzberg, D. (2017). Health impact of childhood and adolescent soy consumption. Nutrition reviews, 75(7), 500-515.
Prada, I. (2020). Prevalence of dental caries among 6–12 year old schoolchildren in social marginated zones of Valencia, Spain. Journal of Clinical and Experimental Dentistry, 12(4), e399.
Purnomowati, R. D., Prasetiowati, L. E., & Sulastri, S. (2022). Perawatan kesehatan gigi dan mulut menggunakan pasta gigi mengandung fluor dan herbal terhadap perubahan pH saliva.
Shabrina, F. N., & Hartomo, B. T. (2020). Pemberian topical application flour untuk initial caries pada pasien anak. Journal of Oral Health Care, 8(2), 95-104.
Sundas, S., Dhakal, N., Rai, A., & Joshi, N. (2023). Prevalence of dental caries and its association with sugar consumption and oral hygiene practices among children studying in government schools of Kathmandu, Nepal. Journal of Kathmandu Medical College, 12(4), 228-33.
Tanta-obhas, K., Kraikittiwut, R., Ekvitayavetchanukul, P., Muangsiri, K., & Ekvitayavetchanukul, P. (2024). Relationship between Sugar-Sweetened Beverage Intake and the Risk of Dental Caries Among Primary School Children: A Cross-Sectional Study in Nonthaburi Province, Thailand. Frontiers in Health Informatics, 13(3).
Tauchid, S. N., Mardiati, E., Fadjeri, I., & Anggreni, E. (2025). Penilaian Status Kebersihan dan Indeks Kesehatan Gigi Murid-Murid Sekolah Dasar Negeri 02 Kelas Rendah Kelurahan Pondok Labu, Jakarta Selatan. Quality: Journal of Community Service, 2(2).
Wowor, V. N., Wahyuni, R., & Rokot, G. F. (2024). Hubungan Konsumsi Makanan Kariogenik dan Kejadian Karies Gigi pada Anak Usia Sekolah di Desa Wori. e-GiGi, 12(2), 227-232.
Yamada, M., Sekine, M., Tatsuse, T., & Yanai, Y. (2025). Association of self-reported dental caries with sex, lifestyle, and problematic Internet use among elementary school children in Japan. BMC Oral Health, 25(1), 129.
Yanti, M., Salamah, S., & Said, F. (2022). Hubungan Konsumsi Jajanan Kariogenik Dengan Karies Gigi Pada Murid Kelas Iv Dan V Sekolah Dasar Negeri 2 Cempaka Kota Banjarbaru. Jurnal Terapis Gigi Dan Mulut, 3(2), 65-70.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Holistik Jurnal Kesehatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.