Hubungan antara beban kerja dengan produktivitas kerja pada pekerja bagian skinning di PT. X
DOI: https://doi.org/10.33024/hjk.v19i9.1337
Bagian Skinning Beban Kerja Produktivitas Kerja
Abstract
Background: Productivity is an important factor in making an organization or individual more efficient, effective, and of higher quality. The Ministry of Manpower recorded that the average labor productivity in Indonesia reached Rp89.33 million per person in 2024. Meanwhile, the labor productivity in North Sulawesi ranked 19th out of 38 provinces, reaching Rp82.38 million.
Purpose: To analyze the relationship between workload and work productivity among workers in the skinning section.
Method: This study used a quantitative approach with a cross-sectional design, conducted at PT. X with a total sampling technique involving all 58 skinning section workers. The instruments used included a workload assessment based on calorie expenditure according to the Indonesian National Standard (SNI) and a work productivity questionnaire. Data were analyzed using univariate and bivariate analysis with the Spearman Rank correlation test.
Results: Most skinning section workers at PT. X had a light workload (62.1%), while 37.9% had a moderate workload, and none had a heavy workload. In terms of productivity, the majority of workers were categorized as productive (77.6%), while 22.4% were not productive.
Coclusion: There is a significant positive relationship (p-value = 0.000) between workload and work productivity, with a correlation coefficient of 0.602, indicating that the heavier the workload, the lower the productivity of the workers.
Keywords: Skinning Workers; Workload; Work Productivity.
Pendahuluan: Produktivitas merupakan hal yang penting untuk membuat suatu organisasi atau individu menjadi lebih efisien, efektif, dan berkualitas. Kementerian Ketenagakerjaan mencatat rata-rata produktivitas tenaga kerja di Indonesia mencapai Rp 89.33 juta per orang pada 2024. Untuk produktivitas tenaga kerja di Sulawesi Utara berada pada urutan ke-19 dari 382 provinsi yang mencapai Rp 82.38 juta.
Tujuan: Untuk menganalisis hubungan antara beban kerja dengan produktivitas kerja pada pekerja bagian skinning.
Metode: Penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sesctional, dilaksanakan di PT. X dengan total sampling dari seluruh populasi pekerja bagian skinning sebanyak 58 pekerja. Instrumen yang digunakan adalah penilaian beban kerja berdasarkan tingkat kebutuhan kalori menurut pengeluaran kalori Standar Nasional Indonesia dari Badan Standardisasi Indonesia dan Kuesioner produktivitas kerja. Data dianalisis univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman Rank.
Hasil: Sebagian besar pekerja bagian skinning memiliki beban kerja ringan (62.1%), dibandingkan dengan yang memiliki beban kerja sedang (37.9%) dan tidak ada yang memiliki beban kerja berat. Sementara produktivitas para pekerja kebanyakan dikategorikan produktif (77.6%), dibandingkan yang tidak produktif (22.4%).
Simpulan: Adanya hubungan positif yang signifikan (p-value=0.000) antara beban kerja dan produktivitas kerja dengan koefisien korelasi 0.602, artinya semakin berat beban kerja maka semakin tidak produktif para pekerja.
Kata Kunci: Bagian Skinning; Beban Kerja; Produktivitas Kerja.
Downloads
References
Afiqah, N. V., Utami, T. N., & Aidha, Z. (2024). Hubungan Beban Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan di PT Multiagro Sumatera Jaya (MSJ) Kecamatan Kualuh Hulu. Jurnal Kesehatan Komunitas, 10(2), 254–261.
Agustina, W., Lestari, R. M., & Prasida, D. W. (2023). Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Obesitas pada Usia Produktif di Wilayah Kerja Puskesmas Marina Permai Kota Palangka Raya. Jurnal Surya Medika, 9(1), 1–8.
Baiti, K. N., Djumali, D., & Kustiyah, E. (2020). Produktivitas Kerja Karyawan Ditinjau dari Motivasi, Disiplin Kerja dan Lingkungan pada PT. Iskandar Indah Printing Textile Surakarta. Jurnal Ilmiah Edunomika, 4(1).
Brilian, D., & Rochmoeljati, R. (2025). Optimization of Production Capacity Jumbo Bag by Method Theory of Constraints. Journal La Multiapp, 6(2), 225-239.
Desmayanti, C., Susanti, E., & Erpidawati, E. (2024). Hubungan Beban Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Non Medis Rumah Sakit Umum Madina Bukittinggi Tahun 2024. Jurnal Administrasi dan Kesekretarisan, 9(2), 158-170.
Fauzi, A. R., & Anwar, A. (2025). Pengaruh Beban Kerja Terhadap Produktivitas Karyawan Pada Bandara Sam Ratulangi Manado. Jurnal Manajemen dan Bisnis (JMB), 6(1), 51–60.
Fauziah, S., Sutrisna, A., & Oktaviani, N. F. (2024). Pengaruh beban kerja dan work-life balance terhadap produktivitas kerja pegawai pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya. Jurnal Maeswara: Manajemen, Ekonomi, dan Kewirausahaan, 3(1), 55–64.
Hulu, D., Lahagu, A., & Telaumbanua, E. (2022). Analisis Lingkungan Kerja Dalam Meningkatkan Produktivitas Kerja Pegawai Kantor Kecamatan Botomuzoi Kabupaten Nias. Jurnal EMBA, 10(4), 1480–1496.
Ilmi, M., Ariani, L., & Quarta, D. L. (2024). Pengaruh Beban Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Pada Pembimbing Kemasyarakatan BAPAS Kelas 1 Banjarmasin. Jurnal Psikologi, 1(4), 13.
International Labour Organization. (2020). World Employment and Social Outlook: Trends 2020. Diakses dari: https://www.ilo.org/publications/world-employment-and-social-outlook-trends-2020-0
Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. (2023). Apa itu Produktivitas? Diakses dari: https://bantuan.kemnaker.go.id/support/solutions/articles/43000705551-apa-itu-produktivitas-
Kusgiyanto, W., Suroto, S., & Ekawati, E. (2017). Analisis Hubungan Beban Kerja Fisik, Masa Kerja, Usia, dan Jenis Kelamin Terhadap Tingkat Kelelahan Kerja pada Pekerja Bagian Pembuatan Kulit Lumpia di Kelurahan Kranggan Kecamatan Semarang Tengah. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(5), 413 - 423.
Nabawi, R. (2019). Pengaruh Lingkungan Kerja, Kepuasan Kerja dan Beban Kerja Terhadap Kinerja Pegawai. Maneggio: Jurnal Ilmiah Magister Manajemen, 2(2), 170–183.
Nomura, K., & Ho, M. S. (2024). APO Productivity Databook 2024. Tokyo: Keio University Press Inc.
Regina, S. P. G., & Adinda, A. (2025). Hubungan Beban Kerja Dan Kelelahan Kerja dengan Produktivitas Kerja di PT. PLN Nusantara Power Up Tarahan. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan,10(1), 30–37.
Roni, M. (2021). Pengaruh Penempatan dan Lingkungan Kerja terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Bagian Produksi Pengolahan CPO. Jurnal Pusat Akses Kajian Manajemen, 1(1), 21-28.
Rukhviyanti, N., & Ambarwati, A. (2023). Pengaruh beban kerja dan motivasi kerja terhadap produktivitas kerja PT Toyota-Astra Motor-NVDC Karawang. Jurnal Techno Socio Ekonomika, 16(2), 101–110.
Sanjani, D. R., Putri, D. F. A., Putra, H. (2021). Hubungan Beban Kerja Dengan Produktivitas Kerja Pegawai Stikes Griya Husada Sumbawa. Jurnal Kesehatan Dan Sains, 4(2), 43–55.
Satu Data Ketenagakerjaan. (2023). Rencana Tenaga Kerja Jangka Panjang: Menuju Indonesia Emas 2045. Diakses dari: https://satudata.kemnaker.go.id/publikasi/118/view
Setiyawati, D. I., & Kusmanto, A. (2024). Pengaruh beban kerja, stres kerja terhadap produktivitas kerja dengan motivasi kerja sebagai variabel mediasi (Studi pada karyawan bagian produksi industri manufaktur PT. XYZ Brebes). Magisma: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis, 12(2).
Soetrisno, E. (2017). Manajemen Sumber Daya Manusia, 9th ed. Kencana, Jakarta: Prenada Media.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Holistik Jurnal Kesehatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.