Hubungan perilaku “cerdik” terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi

DOI: https://doi.org/10.33024/hjk.v19i7.1313

Authors

  • Febria Listina Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Mitra Indonesia
  • Nyoman Erfiyani Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Mitra Indonesia
  • Dwi Yulia Maritasari Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Mitra Indonesia

Hipertensi Perilaku Cerdik Tekanan Darah

Abstract

Background: Hypertension is known as a non-communicable disease with serious consequences if not properly controlled. These consequences include coronary heart disease, kidney failure, and stroke. Data shows an increasing trend in the number of hypertension sufferers, from 18.57% in 2022, 19.91% in 2023, and 19.93% in 2024.

Purpose: To determine the relationship between “cerdik” behavior and blood pressure levels in hypertension sufferers.

Method: This study used an observational analytical design with a cross-sectional approach. The sample consisted of 83 long-term hypertensive patients, selected using a purposive sampling technique. The research instrument utilized a questionnaire collected through interviews with the Chi-Square statistical test.

Results: Of the 83 respondents, 55 (66.3%) had uncontrolled blood pressure. based on bivariate testing, there was a significant correlation between blood pressure and routine health check-up behavior (p-value 0.000), regular physical activity (p-value 0.013), a balanced diet (p-value 0.001), adequate rest (p-value 0.000), and stress management (p-value 0.000). However, no significant correlation was found between the behavior of eliminating cigarette smoke and blood pressure (p-value 0.450). community health centers need to improve programs and innovations related to cerdik behavior as a step to control hypertension for hypertension sufferers in maintaining blood pressure.

Conclusion: There is a significant correlation between most components of cerdik behavior and blood pressure values ​​in hypertension sufferers, but there is one variable, eliminating cigarette smoke, that does not have a relationship with blood pressure values ​​in hypertension sufferers.

 

Keywords: Blood Pressure; Cerdik Behavior; Hypertension.

 

Pendahuluan: Hipertensi dikenal sebagai penyakit tidak menular yang memiliki dapak serius apabila tidak dikontrol dengan baik. Dampak tersebut seperti, jantung koroner, gagal ginjal, serta stroke. Berdasarkan data yang diperoleh jumlah penderita hipertensi menunjukan adanya tren peningkatan dari tahun 2022 sebesar  18.57%,  tahun 2023 sebesar 19.91% hingga tahun 2024 sebesar 19.93%.

Tujuan: Untuk mengetahui Hubungan  perilaku “cerdik” terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi.

Metode: penelitian desain analitik observasional pendekatan cross sectional. Sampel penelitian pada penelitian ini adalah pasien hipertensi lama berjumlah 83 pasien yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian memanfaatkan kuesioner yang diambil melalui wawancara dengan uji statistik Chi-Square.

Hasil: Dari 83 responden ditemukan sebanyak 55 responden (66.3%) memiliki tekanan darah tidak terkontrol. berdasarkan uji bivariat terdapat relasi yang signifikan antara tekanan darah dengan perilaku rutin cek kesehatan dengan p-value 0.000, rajin aktivitas fisik dengan p-value 0.013, diet seimbang dengan p-value 0.001, istirahat yang cukup dengan p-value 0.000, dan pengelolaan stres dengan p-value 0.000. namun, tidak ditemukan relasi yang bermakna antara perilaku enyahkan asap rokok dengan tekanan darah p-value 0.450. Peningkatakn program dan inovasi terkait dengan perilau cerdik perlu dilakukan oleh puskesmas sebagai langkah untuk pengendalian Hipertensi bagi penderita hipertensi di dalam menjaga tekanan darah.

Simpulan: Adanya relasi yang signifikan antara sebagian besar komponen perilaku cerdik dengan nilai tekanan darah pada pengidap hipertensi namun ada 1 variabel enyahkan asap rokok yang tidak terdapat hubungan dengan nilai tekanan darah pada pengidap hipertensi.

 

Kata Kunci: Hipertensi; Perilaku Cerdik; Tekanan Darah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abadi, E., Faisal, F., & Demmalewa, J. Q. (2022). Hubungan Pola Makan Dan Perilaku Merokok Dengan Kejadian Hipertensi Pada Remaja Putra Di Wilayah Kerja Puskesmas Nambo. Journal Of Baja Health Science, 2(02), 194-205.

Amelia, E. D. (2025). Hubungan Perilaku Merokok Dan Tingkat Stress Dengan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi (Doctoral dissertation, Universitas Islam Sultan Agung Semarang).

Angga, Y., & Elon, Y. (2021). Hubungan kebiasaan merokok dengan tekanan darah. Jurnal kesehatan komunitas (Journal of community health), 7(1), 124-128.

Ekasari, Y., Rahman, Z., Putri, M. E., & Wati, L. (2025). Hubungan Perilaku Cerdik dengan Pengontrolan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi di Desa Terempa Selatan Tahun 2023. Jurnal Keperawatan, 15(1), 1-9.

Ernawati, E., Aprilia, A. D., & Rispawati, B. H. (2023). Hubungan antara Perilaku CERDIK dengan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Kuripan. MAHESA: Malahayati Health Student Journal, 3(3), 722-733.

Fatikasari, D., Noorratri, E. D., & Natsir, M. (2024). Penerapan Pijat Refleksi Kaki Terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi Di Kelurahan Joyotakan Surakarta. Indonesian Journal of Public Health, 2(3), 468-480.

Hamzah, B. D., Akbar, H., Rafsanjani, T. M., Sinaga, A. H., Hidayani, W. R., Panma, Y., & Bela, S. R. (2021). Teori Epidemiologi Penyakit Tidak Menular. Yayasan Penerbit Muhammad Zaini.

Husna, P. H. (2024). Hubungan Tingkat Kepatuhan Diet dan Kehadiran ke Posyandu Lansia terhadap Tekanan Darah pada Penderita Lansia dengan Hipertensi: Relationship between Diet Compliance Level and Attendance to the Elderly Posyandu on Blood Pressure in Elderly Patients with Hypertension. Jurnal Keperawatan GSH, 13(2), 53-60.

Kemenkes, R. I. (2024). Pedoman Pengendalian Hipertensi di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama. Jakarta: Kemenkes.

Khotimah, A. Q., & Prajayanti, E. D. (2024). Penerapan Terapi Relaksasi Benson Terhadap Tekanan Darah Sistole Pada Lansia Dengan Hipertensi di Kelurahan Bejen Kabupaten Karanganyar. Jurnal Medika Nusantara, 2(3), 115-134.

Khotimah, N. I. H. H. (2023). Pengendalian hipertensi dengan cerdik pada masyarakat Kelurahan Rancanumpang. Abdimas Siliwangi, 6(3), 751-770.

Kurnia, A. (2021). Self-management hipertensi. Jakad Media Publishing.

Lukitaningtyas, D., & Cahyono, E. A. (2023). Hipertensi; Artikel Review. Pengembangan Ilmu Dan Praktik Kesehatan, 2(2), 100-117.

Makawekes, E., Suling, L., & Kallo, V. (2020). Pengaruh aktivitas fisik terhadap tekanan darah pada usia lanjut 60-74 tahun. Jurnal Keperawatan, 8(1), 83.

Mandala, A. S., & Esfandiari, F. (2020). Hubungan tekanan darah terkontrol dan tidak terkontrol terhadap kadar high density lipoprotein pasien hipertensi. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 9(1), 379-386.

Marhaendra, Y. A., Basyar, E., & Adrianto, A. A. (2016). Pengaruh letak tensimeter terhadap hasil pengukuran tekanan darah (Doctoral dissertation, Diponegoro University).

Maria, T., Bajo, G. E., & Yauri, I. (2017). Hubungan manajemen stres dengan tekanan darah pada penderita hipertensi di Kombos Timur kecamatan Singkil Kota Manado (Doctoral dissertation, Universitas Katolik De La Salle).

Maryono, N. A., & Riniasih, W. (2020). Pengaruh Pola Tidur Terhadap Peningkatan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Desa Jambon Kecamatan Pulokulon-Grobogan. The Shine Cahaya Dunia D-Iii Keperawatan, 5(01), 34-41.

Masto, N., Azniah, A., & Wijayaningsi, K. S. (2024). Hubungan Antara Gaya Hidup Dengan Pengelola Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Antang Kota Makassar. JIMPK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan, 4(4), 24-30.

Meiriana, A., Trisnantoro, L., & Padmawati, R. S. (2019). Implementasi program pengelolaan penyakit kronis (PROLANIS) pada penyakit hipertensi di Puskesmas Jetis Kota Yogyakarta. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 8(2), 51-58.

Nopitasari, B. L., Rahmawati, C., & Mitasari, B. (2021). Tingkat Kualitas Hidup Pasien Hipertensi di Puskesmas Gunung Sari Kabupaten Lombok Barat. Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian, 2(1), 32-38.

Patturahman, R. A., Wibowo, T. H., & Yudiono, D. T. (2024). Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Stabilitas Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Kembaran I. Jurnal Anestesi, 2(1), 300-314.

Rahmatika, A. F. (2021). Hubungan kebiasaan merokok dengan kejadian hipertensi. Jurnal Medika Hutama, 2(02 Januari), 706-710.

Rochka, M. M., Anwar, A. A., & Rahmadani, S. (2019). Kawasan tanpa rokok di fasilitas umum. Uwais Inspirasi Indonesia.

Sugestina, N. (2023). Hubungan Pengetahuan Penderita Hipertensi dengan Pengendalian Tekanan Darah (Doctoral dissertation, Universitas Islam Sultan Agung Semarang).

Supriyatin, T., & Novitasari, D. (2022). Hubungan perilaku cerdik dengan tekanan darah peserta prolanis di puskesmas bobotsari kabupaten purbalingga. Viva Medika: Jurnal Kesehatan, Kebidanan Dan Keperawatan, 15(2), 31-47.

Susanita, N., Anggreini, N. F. N., & Pardede, L. (2024). Hubungan Kepatuhan Diet Dengan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Puskesmas Perwira Bekasi Utara. Jurnal Keperawatan Abdurrab, 7(2), 23-26.

Telaumbanua, A. C., & Rahayu, Y. (2021). Penyuluhan dan edukasi tentang penyakit hipertensi. Jurnal Abdimas Saintika, 3(1), 119-124.

Wahyuni, A., & Pawenrusi, E. P. (2023). Hubungan Manajemen Stres Dengan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Tamalanrea Jaya. Jurnal Mitrasehat, 13(1), 352-357.

Wati, D. S. (2023). Hubungan Pengetahuan Tentang Hipertensi Dengan Sikap Pencegahan Terjadinya Komplikasi Hipertensi Di Puskesmas Janti Kota Malang (Doctoral dissertation, STIKes Panti Waluya Malang).

Wiguna, I. N. A. P., Diaris, N. M., Suputra, I. K. D., Dewi, N. M. U. K., Apsari, D. P., Sinarsih, N. K., & Juniartha, M. G. (2024). Edukasi perilaku CERDIK sebagai upaya pencegahan dini penyakit tidak menular. Sevanam: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 98-110.

Yanti, D. A., & Rizkia, D. (2022). The Effect of Isometric Handgrip Therapy Towar Blood Pressure on Hypertension Patients in the Work Area OF Batangkuis Public Health Center. Jurnal Keperawatan Dan Fisioterapi (Jkf), 4(2), 124-131.

Downloads

Published

2025-10-06