Hubungan antara pola asuh dengan status gizi pada balita
DOI: https://doi.org/10.33024/hjk.v19i6.1193
Pola Asuh Praktik Pemberian Makan Status Gizi Balita
Abstract
Background: Nutritional problems remain a crucial public health challenge in Indonesia, including in the working area of Remboken Public Health Center, Minahasa Regency. Parenting practices, particularly feeding behavior and child care, are known to influence the nutritional status of toddlers.
Purpose: To analyze the relationship between parenting patterns and the nutritional status of toddlers.
Method: A cross-sectional study was conducted involving 91 toddlers selected through simple random sampling. Data were collected using a structured questionnaire to assess feeding and caregiving practices, and anthropometric measurements were performed to determine nutritional status based on z-scores: weight-for-age (W/A), height-for-age (H/A), and weight-for-height (W/H). Data were analyzed using Fisher's Exact Test and Chi-square test.
Results: There was a significant relationship between feeding practices and nutritional status based on W/A (p = 0.044) and H/A (p = 0.000), but no significant relationship with W/H (p = 1.000). Similarly, caregiving practices were significantly associated with W/A (p = 0.030) and H/A (p = 0.000), but not with W/H (p = 0.092).
Conclusion: The results highlight the importance of improving feeding and caregiving practices to enhance children's nutritional status, particularly in addressing underweight and stunting among toddlers.
Suggestion: Parents, especially mothers, need to adopt more responsive feeding and caregiving practices. Meanwhile, public health centers are expected to enhance education and provide support to families at risk of stunting, focusing on nutrition, hygiene, immunization, and psychosocial support.
Keywords: Feeding Practices; Parenting Patterns; Toddler Nutritional Status
Pendahuluan: Masalah gizi masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang krusial di Indonesia, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Remboken, Kabupaten Minahasa. Praktik pengasuhan, khususnya perilaku pemberian makan dan pengasuhan, diketahui memengaruhi status gizi balita.
Tujuan: Untuk menganalisis hubungan antara pola asuh dan status gizi balita.
Metode: Studi cross-sectional yang melibatkan 91 balita yang dipilih melalui pengambilan sampel acak sederhana. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur untuk menilai praktik pemberian makan dan praktik merawat balita, juga dilakukan pengukuran antropometri untuk menentukan status gizi berdasarkan z-score berat badan menurut usia (BB/U), z-score tinggi badan menurut usia (TB/U), dan z-score berat badan menurut tinggi badan (BB/TB). Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Fisher-exact dan uji Chi-kuadrat.
Hasil: Menunjukkan hubungan yang signifikan antara praktik pemberian makan dan status gizi berdasarkan BB/U (p value = 0.044) dan TB/U atau PB/U (p value = 0.000), tetapi tidak ada hubungan yang signifikan dengan BB/TB atau BB/PB (p value = 1.000). Demikian pula, praktik merawat anak secara signifikan berhubungan dengan BB/U (p value = 0,030) dan TB/U atau PB/U (p value = 0.000), tetapi tidak dengan BB/TB atau BB/PB (p value = 0.092).
Simpulan: Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan praktik pemberian makan dan merawat anak untuk meningkatkan status gizi, terutama dalam mengurangi masalah underweight dan stunting pada balita.
Saran: Orang tua, terutama ibu, perlu meningkatkan praktik pemberian makan responsif dan perawatan untuk balita, sementara pusat kesehatan masyarakat diharapkan meningkatkan pendidikan dan memberikan dukungan bagi keluarga yang berisiko stunting dengan fokus pada nutrisi, kebersihan, imunisasi, dan dukungan psikososial.
Kata Kunci: Pola Asuh; Praktik Pemberian Makan; Status Gizi Balita.
Downloads
References
Agow, M. S., Malonda, N. S. H., & Mayulu, N. (2015). Hubungan Antara Pola Asuh Dengan Status Gizi Pada Anak Usia 24-59 Bulan Di Kecamatan Touluaan Kabupaten Minahasa Tenggara. Jurnal Kesmas, 7(4).
Arianeta, Y. (2019). Hubungan Pola Asuh Ibu dengan Status Gizi pada Balita Usia 12-59 Bulan di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Sekupang Kota Batam Tahun 2018. Jurnal Ilmiah Zona Psikologi, 1(2), 1–9.
Aryani, N. & Syapitri, H. (2021). Hubungan Pola Pemberian Makan Dengan Status Gizi Balita Di Bagan Percut. Jurnal Keperawatan Priority, 4(1), 135–145.
Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan. (2023). Suvei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 Dalam Angka. Diakses dari: https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/ski-2023-dalam-angka/
Irwinda, R., Sari, T. P., Ashari, N., & Prafiantini, E. (2023) Buku Saku Gizi pada Periode Kritis untuk Tenaga Kesehatan Indonesia. Friedland Campina Institute, Jakarta
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Buku Saku Hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022. Diakses dari: https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/4855/3/Buku%20Saku%20SSGI%202022%20rev%20270123%20OK.pdf
Linu, N. N., Punuh, M. I., & Kapantow, N. H. (2018). Hubungan Antara Pola Asuh Dengan Status Gizi Anak Usia 24-59 Bulan Di Kecamatan Tombatu Kabupaten Minahasa Tenggara. Journal Kesehatan Masyarakat, 7(4), 1–9.
Marfuah, D., & Kurniawati, I. (2022). Buku Ajar Pola Pemberian Makanan Pemdamping Air Susu Ibu (MP-ASI) Yang Tepat. CV. AE Media Grafika, Surakarta.
Megawati, A., Noer, E. R., Syauqy, A., Fitranti, D. Y., Purwanti, R., & Utami, A. (2022) Variasi Menu Balita Stunting, Fakultas Kedoteran Unviersitas Diponegoro Semarang. Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, Semarang.
Nangley, W. K., Kandou, G. D., & Malonda, N. S. H. (2017). Hubungan Antara Pola Asuh Ibu Dengan Status Gizi Balita Di Desa Tatelu Kecamatan Dimembe Kabupaten Minahasa Utara. Kesmas, 6(3), 4.
Numaliza, N., & Herlina, S. (2018). Hubungan Pengetahuan dan Pendidikan Ibu terhadap Status Gizi Balita. KESMARS: Jurnal Kesehatan Masyarakat, Manajemen Dan Administrasi Rumah Sakit, 1(2), 44–48.
Oktavia, S., Apriyanti, F., & Lasepa, W. (2023). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Wasting pada BalitaUsia 12-59 Bulan di Kelurahan Laksamana Wilayah Kerja Puskesmas Dumai Kota Tahun 2023. Journal Of Social Science Research, 3(3), 1026–1036.
Pinto, J., Ximenes, Z. da C., Jesus, A. de, Leite, A. do R., & Noronha, H. (2023). The Role of Nutrition in Children’s Growth and Development at Early Age: Systematic Review. International Journal of Research in Science and Technology, 13(4), 23–30.
Putri, N. M., Nasruddin, H., Pramono, S. D., Darussalam, A. H. E., & Syamsu, R. F. (2024). Hubungan Pola Asuh Ibu dengan Kejadian Stunting Pada Anak Balita di Puskesmas Madello Kab. Barru. Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran, 4(1), 83–93.
Ratu, V. N., Malonda, N. S. H., & Punuh, M. I. (2018). Hubungan Antara Pola Asuh Dengan Status Gizi Pada Anak Usia 24-59 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Pusomaen Kabupaten Minahasa Tenggara. E-Journal Unstrat, 7(3), 1–8.
Rohimah, E., Kustiyah, L., & Hernawati, N. (2015). Pola Konsumsi, Status Kesehatan Dan Hubungannya Dengan Status Gizi Dan Perkembangan Balita. Jurnal Gizi Dan Pangan, 10(2), 93–100.
Saisab, J. B., Malonda, N. S. H., & Punuh, M. I. (2018). Hubungan Antara Pola Asuh dengan Status Gizi Anak Usia 24-59 bulan di Kecamatan Ratahan Timur Kabupaten Minahasa Tenggara. Jurnal Kesmas, 7(4), 1-9.
Soedarsono, A. M., & Sumarmi, S. (2021). Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Wasting pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Simomulyo Surabaya. Media Gizi Kesmas, 10(2), 237.
Syafriani, S., Afiah, A., & Aprilla, N. (2023). Hubungan Riwayat Penyakit Infeksi dengan Kejadian Underweight pada Balita Wilayah Kerja Puskesmas Purnama. Excellent Health Journal, 2(1), 190-194.
World Health Organization. (2024). World health statistics 2024 Monitoring health for the SDGs, Sustainable Development Goals. Diakses dari: https://www.who.int/publications/i/item/97892400947
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Holistik Jurnal Kesehatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.