Analisis faktor tentang psychological distress pada tenaga kesehatan

DOI: https://doi.org/10.33024/hjk.v19i7.1115

Authors

  • Hernia Novianti Magister Kesehatan Masyarakat Pascasarjana, Universitas Muhammadiyah Aceh
  • Fahmi Ichwansyah Magister Kesehatan Masyarakat Pascasarjana, Universitas Muhammadiyah Aceh
  • Marthoenis Marthoenis Department of Psychiatry and Mental Health Nursing, Universitas Syiah Kuala
  • Asnawi Abdullah Magister Kesehatan Masyarakat, Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Aceh
  • Radiah Zakaria Magister Kesehatan Masyarakat, Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Aceh

Beban Kerja Psychological Distress Tenaga Kesehatan

Abstract

Background: Healthcare workers face various challenges in carrying out their duties, which can impact their psychological condition. Work pressure, demands for professionalism, and situations in the healthcare service environment can affect their mental well-being. This condition requires attention, as it may influence the quality of care provided.

Purpose: To analyze the factors associated with psychological distress among healthcare workers.

Method: This quantitative study employed a cross-sectional design. The research was conducted in January in Central Aceh District. A total of 300 healthcare workers—including nurses, midwives, environmental health workers, and epidemiologists—participated in this study. The sampling technique used was cluster random sampling. Data were collected using a questionnaire distributed via Google Form. Data analysis was carried out using univariate, bivariate, and multivariate approaches through logistic regression and multiple logistic regression test.

Results: Statistical analysis showed that low social support (OR = 10.07; p = 0.037), heavy workload (OR = 30.16; p = 0.0001), severe work fatigue (OR = 159.5; p = 0.0001), shorter duration of work (OR = 10.69; p = 0.0001), and the midwife profession (OR = 3.38; p = 0.007) were significantly associated with psychological distress. The most influential factors were severe work fatigue (AOR = 51.84; p = 0.040), longer duration of work (AOR = 59.83; p = 0.0001), and the profession of nurse (AOR = 8.12; p = 0.031) and midwife (AOR = 9.43; p = 0.031).

Conclusion: The variables of social support, workload, work fatigue, length of service, and profession were significantly associated with psychological distress among healthcare workers.

 

Keywords: Healthcare Workers; Psychological Distress; Workload.

 

Pendahuluan: Tenaga kesehatan menghadapi berbagai tantangan dalam menjalankan tugasnya yang dapat berdampak pada kondisi psikologis tenaga kesehatan. Tekanan kerja, tuntutan profesionalisme, dan situasi di lingkungan pelayanan kesehatan dapat memengaruhi kesejahteraan mental tenaga kesehatan. Kondisi ini perlu mendapatkan perhatian, karena dapat berpengaruh terhadap kualitas pelayanan yang diberikan.

Tujuan: Untuk menganailis faktor yang berhubungan dengan psychological distress pada tenaga kesehatan.

Metode: Penelitian kuantitatif menggunakan desain cross-sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari di Kabupaten Aceh Tengah. Sebanyak 300 tenaga kesehatan yang terdiri dari perawat, bidan, tenaga kesehatan lingkungan, dan epidemiologi menjadi partisipan dalam penelitian ini. Pemilihan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Alat pengumpulan data menggunakan angket yang disebarkan melalui Google Form. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat, dan multivariat menggunakan uji regresi logistik dan regresi logistik berganda.

Hasil: Analisis statistik menunjukkan bahwa dukungan sosial rendah (OR = 10,07; p = 0,037), beban kerja berat (OR = 30,16; p = 0,0001), kelelahan kerja berat (OR = 159,5; p = 0,0001), masa kerja baru (OR = 10,69; p = 0,0001), dan profesi bidan (OR = 3,38; p = 0,007) memiliki hubungan yang signifikan dengan psychological distress. Faktor yang paling berpengaruh adalah kelelahan kerja berat (AOR = 51,84; p = 0,040), masa kerja lama (AOR = 59,83; p = 0,0001), serta profesi perawat (AOR = 8,12; p = 0,031) dan bidan (AOR = 9,43; p = 0,031).

Simpulan: Variabel dukungan sosial, beban kerja, kelelahan kerja, masa kerja, dan profesi memiliki hubungan yang signifikan dengan psychological distress pada tenaga kesehatan.

 

Kata Kunci: Beban Kerja; Psychological Distress; Tenaga Kesehatan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amini, F. A., Darnoto, S., & Astuti, D. (2024). Stres Kerja Akibat Kelelahan Kerja Pada Petugas Rekam Medis di Rumah Sakit. Environmental Occupational Health and Safety Journal, 5(1), 100-109.

Azzahra, A. (2024). Analisa Finansial Distress Pada Perusahaan Kesehatan Pada Bursa Efek Indonesia (Periode 2021-2022) (Doctoral dissertation, Institut Teknologi dan Bisnis PalComTech).

Basalamah, F. F., Ahri, R. A., & Arman, A. (2021). Pengaruh Kelelahan Kerja, Stress Kerja, Motivasi Kerja dan Beban Kerja Terhadap Kinerja Perawat Di RSUD Kota Makassar. An Idea Health Journal, 1(02), 67-80.

Chigwedere, O. C., Sadath, A., & Kabir, Z. (2021). The impact of epidemics and pandemics on the mental health of healthcare workers: a systematic review. 18(13), 6695.

Fa Izzah, L. N., & Kusumawati, Y. (2024). Hubungan Aktivitas Fisik Dan Literasi Kesehatan Dengan Kesehatan Mental Dan Kelelahan Kerja Pada Pekerja Perempuan Di Industri Tekstil Informal (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).

Jeni, P., & Kurniawan, R. A. (2023). Analisis Baban Kerja Dengan Kinerja Perawat Di Ruang Rawat Inap Instalasi Pelayanan Kesehatan Jiwa Terpadu RSUD Banyumas.

Kaswang, F., & Halim, M. S. (2024). The roles of personality dimensions and attachment styles on working mothers’ psychological distress during the COVID-19 pandemic. ANIMA Indonesian Psychological Journal, 39(1), e11-e11.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Diakses dari: https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/hasil-ski-2023/

Krisdiana, H., Iljas, J., Ayuningtyas, D., & Juliati, E. (2022). Hubungan Beban Kerja Tenaga Kesehatan dengan Kelelahan Kerja di Puskesmas Kecamatan Sukmajaya Kota Depok Selama Pandemi. Jurnal Biostatistik, Kependudukan, dan Informatika Kesehatan, 2(3), 2.

Lidya, H., & Wijayanti, E. (2024). Faktor yang Mempengaruhi Pengetahuan Perawat IGD dalam Menangani Acute Respiratory Distress Syndrom pada Pasien Covid 19. Jurnal Ilmiah Keperawatan Indonesia (JIKI), 7(2), 130-138.

Luthfi, H., & Budiani, M. S. (2023). Psychological distress pada tenaga kesehatan post pandemi covid-19 di Jakarta. Character Jurnal Penelitian Psikologi, 10(3), 761-777.

Maksum, E., Nadirawati, N., & Satuhu, N. R. (2024). Analisis Kesehatan Mental pada Perawat Puskesmas Kota Bandung Saat Lonjakan Kasus COVID-19. Jurnal Semesta Sehat (J-Mestahat), 4(1), 1-12.

Maulana, I., Suryani, S., Sriati, A., Sutini, T., Widianti, E., Rafiah, I., Hidayati, N. O., & Senjaya, S. (2019). Penyuluhan Kesehatan Jiwa untuk Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat tentang Masalah Kesehatan Jiwa di Lingkungan Sekitarnya. Media Karya Kesehatan, 2(2).

Nono, R., & Rosa, E. M. (2024). Stress, Burnout dan Strategi Coping Perawat Frontline pada Waktu Pandemi COVID-19. Journal of Telenursing (JOTING), 6(1), 911-920.

Oktaviani, R. C., Murdiana, S., & Nur, H. (2023). Gambaran Burnout Pada Tenaga Kesehatan. Sulawesi Tenggara Educational Journal, 3(2), 67-74.

Pfefferbaum, B., & North, C. S. (2020). Mental health and the Covid-19 pandemic. New England journal of medicine, 383(6), 510-512.

Priyatna, H., Mu’in, M., Naviati, E., & Sudarmiati, S. (2021). Gambaran tingkat kecemasan dan stres kerja tenaga kesehatan puskesmas saat pandemi covid-19. Holistic Nursing and Health Science, 4(2), 74-82.

Rahmania, F. A., & Nashori, F. (2021). Mediator syukur dan sabar pada dukungan sosial dan stres tenaga kesehatan selama pandemi Covid-19. Jurnal Psikologi Islam Dan Budaya, 4(2), 81-94.

Sahadewa, S., & Durry, F. D. (2024). Kesehatan Mental dan Stres Kerja di Tempat Kerja: Tinjauan Pustaka. Jurnal Ners, 8(1), 605-611.

Søvold, L. E., Naslund, J. A., Kousoulis, A. A., Saxena, S., Qoronfleh, M. W., Grobler, C., & Münter, L. (2021). Prioritizing the mental health and well-being of healthcare workers: an urgent global public health priority. Frontiers in public health, 9, 679397.

Sumantri, S., Utami, T. N., & Astuty, D. A. (2024). Hubungan Beban Kerja dengan Kelelahan Kerja pada Perawat Instalasi Rawat Inap di Rumah Sakit Islam Malahayati Medan. Jurnal kesehatan komunitas (Journal of community health), 10(2), 315-323.

Syamlan, A. T., Salamah, S., Alkaff, F. F., Prayudi, Y. E., Kamil, M., Irzaldy, A., & Arifin, B. (2022). Mental health and health-related quality of life among healthcare workers in Indonesia during the COVID-19 pandemic: a cross-sectional study. BMJ open, 12(4), e057963.

World Health Organization. (2021). Suicede worldwide in 2019, Global Health Estimates. Diakses dari: https://iris.who.int/server/api/core/bitstreams/3bd4ac79-4347-420e-b675-948d36ab3d90/content

Downloads

Published

2025-10-06