Hubungan kualitas tidur dan kelelahan kerja dengan potensi kecelakaan kerja pada pekerja mitra di PLN “X” tahun 2026
DOI: https://doi.org/10.56922/chi.v3i4.4411
Occupational Fatigue Potential Occupational Accident Risk Sleep Quality Technical TAD Workers
Abstract
Background: The electricity industry is a high-risk work sector because it involves activities at heights, handling energized electrical installations, and demanding high levels of concentration and alertness. Poor sleep quality and occupational fatigue may reduce alertness, slow reaction time, and increase the likelihood of work-related errors that may contribute to occupational accidents.
Purpose: To analyze the relationships between sleep quality and occupational fatigue and the potential risk of occupational accidents among Technical TAD (Outsourced Personnel) partner workers at PLN X in 2026.
Method: This quantitative study employed an analytical observational design with a cross-sectional approach. The study population consisted of 35 Technical TAD partner workers, all of whom were included as the study sample using total sampling. Sleep quality was assessed using the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), occupational fatigue was measured using a fatigue questionnaire, and potential occupational accident risk was assessed based on unsafe conditions, unsafe actions, and near-miss events. Data were analyzed using the Chi-Square test and Odds Ratio (OR), with a significance level of α=0.05.
Results: A total of 21 respondents (60.0%) had poor sleep quality, 18 (51.4%) experienced high levels of occupational fatigue, and 20 (57.1%) had a high potential risk of occupational accidents. Significant associations were found between sleep quality and potential occupational accident risk (p=0.036; OR=4.500) and between occupational fatigue and potential occupational accident risk (p=0.011; OR=6.417). Respondents with poor sleep quality had 4.5 times higher odds of having a high potential risk of occupational accidents, while those with high occupational fatigue had 6.417 times higher odds.
Conclusion: Sleep quality and occupational fatigue were significantly associated with the potential risk of occupational accidents among Technical TAD partner workers at PLN X in 2026. The company is encouraged to strengthen monitoring of workers' physical condition and readiness before assigning them to high-risk tasks and to provide education on fatigue management and maintaining adequate sleep quality.
Downloads
References
Ahmad, M. E. H., Fitriani, A. L., Eppang, S. B. M., Syatriani, W. S. I., & Suhartini, L. W. T. (2023). Metode penelitian kesehatan. Rizmedia Pustaka Indonesia.
Anggorokasih, I. H. (2023). Hubungan beban kerja fisik dan kualitas tidur dengan kelelahan kerja pada pekerja konstruksi di PT. X Kota Semarang [Skripsi, Universitas Diponegoro].
Arikunto, S. (2010). Prosedur penelitian suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.
BPJS Ketenagakerjaan. (2024). Laporan tahunan kecelakaan kerja tahun 2023: Integrated report. BPJS Ketenagakerjaan.
Buysse, D. J., Reynolds, C. F., III, Monk, T. H., Berman, S. R., & Kupfer, D. J. (1989). The Pittsburgh Sleep Quality Index: A new instrument for psychiatric practice and research. Psychiatry Research, 28(2), 193–213. https://doi.org/10.1016/0165-1781(89)90047-4
Cesilia, R., & Kosasih, K. (2024). Pengaruh beban kerja dan kelelahan kerja terhadap kinerja perawat. Jurnal Sosial Teknologi, 4(10), 909–922. https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v4i10.26775
Desianti, N. K. E. P., & Dwiyanti, E. (2025). Analisis hubungan masa kerja dan kualitas tidur dengan keluhan kelelahan kerja di PT ABC Jawa Timur. Jurnal Kesehatan Tambusai, 6(2), 4552–4558.
Hadi, A. A., Ruliati, L. P., & Salmun, J. A. R. (2023). Analisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kecelakaan kerja pada pekerja di Laboratorium Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan, 13(4). https://doi.org/10.52643/jbik.v13i4.2943
Hidayat, A. A. (2024). Pengantar kebutuhan dasar manusia (Ed. ke-2). Selembang Medika.
International Labour Organization. (2023). A call for safer and healthier working environments. International Labour Organization.
Irawan, H. (2025). Pengaruh work environment dan occupational health and safety terhadap employee performance dengan mediasi job satisfaction pada petugas pelayanan teknik PT PLN (Persero) UP3 Samarinda [Tesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang].
Kanafi, R. I. S., & Satyagraha, S. (2026). isnaker Lampung minta perusahaan untuk utamakan keselamatan kerja. ANTARA News Lampung. https://lampung.antaranews.com/berita/812938/disnaker-lampung-minta-perusahaan-untuk-utamakan-keselamatan-kerja.
Kulsaputro, J., Fole, A., Safitri, K. N., Astutik, W., Mujaddid, M., & Ikram, A. (2025). Model struktural pengaruh implementasi K3L terhadap kinerja produktivitas operasional pada unit distribusi tenaga listrik menggunakan SEM-PLS. Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan, 5(1), 538–546. https://doi.org/10.55826/jtmit.v5i1.1662
Lailiyya, N. U. G. (2021). Buku ajar sleep medicine (Cet. 1). Unpad Press.
Malik, A., Ali, A., Akram, M., & Rasheed, R. (2025). Assessment of sleep quality, fatigue and its association with occupational injuries among shift workers in an electronic industrial environment. International Journal of Occupational Safety and Ergonomics, 31(1), 69–76. https://doi.org/10.1080/10803548.2024.2404326
Mandagi, R. C. P., Sondakh, R. C., & Maddusa, S. S. (2022). Hubungan kelelahan kerja dengan kejadian kecelakaan kerja di PT. Putra Karangetang Desa Popontolen Kabupaten Minahasa Selatan. Jurnal KESMAS, 11(4).
Maulidina, B. S., Putra, A. N., Damayanti, Y. F., & Fitri, A. (2024). Kelelahan pekerja konstruksi ditinjau dari status gizi, kebiasaan merokok, kualitas tidur dan durasi kerja. Jurnal Ilmiah Kebidanan dan Kesehatan, 13(2), 115–122.
Mattola, M. P. (2023). Pengaruh shift kerja dan kelelahan kerja terhadap kejadian kecelakaan kerja dengan unsafe action pada pekerja teknik PT. PLN (Persero) ULP Barru [Skripsi, Universitas Hasanuddin].
Munawarah, S., Yuliati, Y., & Mutthalib, N. U. (2024). Kualitas tidur dan asupan energi terhadap kelelahan kerja pada perawat di Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi Sulawesi Selatan. Window of Public Health Journal, 5(5), 613–620. https://doi.org/10.33096/woph.v5i5.2041
Mustakim, M., & Pratiwi, A. P. (2025). Hubungan usia, masa kerja dan kualitas tidur dengan tingkat kelelahan pada tenaga kerja bongkar muat. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal), 10(1). https://doi.org/10.51933/health.v10i1.2196
Pardyani, I., & Susilowati, I. H. (2024). Stress kerja dan kualitas tidur sebagai determinan utama kelelahan kerja pada pekerja konstruksi. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 15(2), 197–202.
Pratama, F. D., Harianto, F., & Aulady, M. F. N. (2024). Hubungan kelelahan kerja dengan kecelakaan kerja pada proyek pembangunan gedung di Surabaya. Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang, 11(1), 70–76. https://doi.org/10.21063/jts.2024.V1101.070-76
Rasidi, E. N. (2022). Hubungan pola makan, kualitas tidur, dan status gizi dengan kelelahan kerja pada pekerja tambang (operator) di PT. Pamapersada Nusantara [Skripsi, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang]. Walisongo Repository.
Sari, C. P., Sulistyorini, A., Marji, M., Fanani, E., & Tama, T. D. (2025). Hubungan repetitive motion, beban kerja, shift kerja, dan kualitas tidur dengan kelelahan kerja pada petugas aviation security. National Journal of Occupational Health and Safety, 6(1), 3.
Sudarman, D., Fadillah, A. D., Zalzabila, N. S., Khatima, K., Sudirman, S., Gani, Z. I., & Yusuf, W. (2025). Analisis risiko kerja dan efektivitas penggunaan APD pada industri ketenagalistrikan: Studi di PT PLN UP3 Parepare. Jurnal Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama, 13(3), 353–367.
Sugiyono, S. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suriani, N., & Jailani, M. S. (2023). Konsep populasi dan sampling serta pemilihan partisipan ditinjau dari penelitian ilmiah pendidikan. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 24–36.
Suwandi, D. M. (2021). Hubungan kualitas tidur terhadap kejadian burnout pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia [Skripsi, Universitas Islam Indonesia].
Tarwaka, T. (2017). Keselamatan dan kesehatan kerja: Manajemen dan implementasi K3 di tempat kerja (Ed. ke-2). Harapan Press.
Watson, N. F., Badr, M. S., Belenky, G., Bliwise, D. L., Buxton, O. M., Buysse, D., Dinges, D. F., Gangwisch, J., Grandner, M. A., Kushida, C., Malhotra, R. K., Martin, J. L., Patel, S. R., Quan, S. F., & Tasali, E. (2015). Recommended amount of sleep for a healthy adult: A joint consensus statement of the American Academy of Sleep Medicine and Sleep Research Society. Sleep, 38(6), 843–844. https://doi.org/10.5665/sleep.4716
Widyastuti, T. A. R., Mukhlis, I. R., Tondong, H. I., Nur, M. D. M., Utami, R. N., Kusumastuti, S. Y., Kurniawan, S., Judijanto, L., Pratama, A., & Saktisyahputra, S. (2024). Metodologi penelitian: Panduan lengkap penulisan karya ilmiah. PT Sonpedia Publishing Indonesia.
Wulandari, R. S. (2022). Hubungan status gizi (IMT), kualitas tidur dan aktivitas fisik dengan kelelahan kerja pada pekerja bagian produksi di PT. Coca Cola Bottling Indonesia (Cikedokan Plant/Ckr-B). Media Gizi Kesmas, 11(1), 246–256. https://doi.org/10.20473/mgk.v11i1.2022.246-256
Zahra, C. S. S. A., Sumardiyono, S., & Sari, Y. (2024). Hubungan beban kerja fisik dan kualitas tidur terhadap kelelahan kerja pada pekerja wanita dengan peran ganda di PT Iskandartex Surakarta. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(1), 16–27. https://doi.org/10.14710/jkm.v12i1.38529.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JOURNAL OF Community Health Issues

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.







