Hubungan aktivitas fisik dengan keluhan nyeri punggung bawah pada perawat

DOI: https://doi.org/10.56922/chi.v3i2.2522

Authors

  • Ferdy Hendra Saputra Saputra Universitas Islam Sultan Agung Semarang
  • Moch Aspihan Universitas Islam Sultan Agung Semarang
  • Iskim Luthfa Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Aktivitas Fisik Gangguan Muskuloskeletal Nyeri Punggung Bawah Perawat

Abstract

Background: Low back pain is one of the most common musculoskeletal disorders experienced by nurses due to high physical workload, repetitive movements, prolonged standing, and improper working posture. Excessive or inappropriate physical activity without adequate ergonomic application may increase the risk of low back pain and negatively affect nurses’ performance and quality of care.

Purpose: To analyze the relationship between physical activity and low back pain complaints among nurses.

Method: This study employed a quantitative approach with a descriptive correlational design using a cross-sectional method. A total of 228 nurses were selected using convenience sampling. Physical activity was measured using the Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ), while low back pain complaints were assessed using a structured questionnaire. Data were analyzed using the Spearman Rank (Rho) test with a significance level of α = 0.05.

Results: A significant positive relationship between physical activity and low back pain complaints (p = 0.000; r = 0.513). Higher levels of physical activity were associated with increased low back pain complaints among nurses.

Conclusion: There is a significant relationship between physical activity and low back pain complaints among nurses. These findings highlight the importance of managing physical activity and implementing ergonomic principles to prevent low back pain in nursing practice.

 

Keywords: Low Back Pain; Musculoskeletal Disorders; Nurses; Physical Activity.

 

Pendahuluan: Nyeri punggung bawah merupakan salah satu gangguan muskuloskeletal yang sering dialami oleh perawat akibat tingginya beban kerja fisik, aktivitas berulang, berdiri dalam waktu lama, serta penerapan postur kerja yang tidak ergonomis. Aktivitas fisik yang berlebihan atau tidak sesuai dapat meningkatkan risiko terjadinya keluhan nyeri punggung bawah dan berdampak pada kinerja serta kualitas pelayanan keperawatan.

Tujuan: Untuk menganalisis hubungan antara aktivitas fisik dengan keluhan nyeri punggung bawah pada perawat.

Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelatif melalui metode cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 228 perawat yang dipilih menggunakan teknik convenience sampling. Aktivitas fisik diukur menggunakan Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ), sedangkan keluhan nyeri punggung bawah diukur menggunakan kuesioner terstruktur. Analisis data dilakukan dengan uji Spearman Rank (Rho) pada taraf signifikansi α = 0.05.

Hasil: Adanya hubungan positif yang signifikan antara aktivitas fisik dan keluhan nyeri punggung bawah (p = 0.000; r = 0.513). Semakin tinggi tingkat aktivitas fisik, semakin besar keluhan nyeri punggung bawah yang dialami perawat.

Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan keluhan nyeri punggung bawah pada perawat. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan aktivitas fisik serta penerapan prinsip ergonomi dalam upaya pencegahan nyeri punggung bawah di lingkungan kerja keperawatan.

 

Kata Kunci: Aktivitas Fisik; Gangguan Muskuloskeletal; Nyeri Punggung Bawah; Perawat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Atika Rahmawati. (2021). RISK FACTOR OF LOW BACK PAIN Atika. 03(01), 1601–1607.

Daud Harahap, dkk. (2024). Lowback pain. 07(1), 482–494.

Fadillah, A., Rifa’atul Mahmudah, Riduansyah, M., & Tasalim, R. (2024). Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Risiko Terjadinya Low Back Pain Pada Mahasiswa Keperawatan. Peran Mikronutrisi Sebagai Upaya Pencegahan Covid-19, 14(3), 75–82.

Jehaman, I., Yanto, M. Y. D., & Tantangan, R. (2023). Effect of William Flexion Exercise and Core Stability Exercise on Pain in Myogenic Low Back Pain. Jurnal Keperawatan Dan Fisioterapi (Jkf), 5(2), 397–404.

Kusumo, M. P. (2020). Buku Pemantauan Aktivitas Fisik Mahendro Prasetyo Kusumo. In Yogyakarta: The Journal Publishing.

Muzammilia Nadraini, Imran Safei, Prema Hapsari Hidayati, Achmad Haruns Muchsin, & Zulfiyah Surdam. (2024). Prevalensi dan Gambaran Pasien Low Back Pain pada Lansia. Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran, 4(4), 259–270.

Nirmala, F. (2024). Faktor- Faktor Yang Berhubungan Dengan Keluhan Low Back Pain ( LBP ) Pada Nelayan Di Pelabuhan Perikanan Samudera Kota Kendari Tahun 2023 Annisah Wulandari Universitas Halu Oleo Indah Ade Prianti. 2(1).

Rahayu, R., & Notesya, P. (2023). Bunga Rampai Manejemen Nyeri.

Rosadi, R., Line, F. M., Wardojo, sunarsih ika S., Wardoyo, H. T., & Darwati, M. N. (2021). Analisis Posisi Kerja Terhadap Kasus Low Back Pain (Lbp) Pada. PhsioHS, 3(5), 83–87.

Sudiono, S., Gowi, A., Indrawati, E., Rosmaitaliza, R., & Anisa, N. (2025). Hubungan usia, lama kerja, dan postur kerja terhadap kejadian low back pain pada perawat rawat inap. Holistik Jurnal Kesehatan, 19(2), 342–348.

Trisnayasa, K., N. (2024). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian low back pain pada karyawan di. 15(2), 530–535.

Downloads

Published

2026-04-01