Analisis hubungan lama penggunaan gadget dengan perkembangan emosional pada anak usia prasekolah

DOI: https://doi.org/10.56922/chi.v3i2.2497

Authors

  • Rodhyatun Ulfa Universitas Islam Sultan Agung Semarang
  • Herry Susanto Universitas Islam Sultan Agung Semarang
  • Indra Tri Astuti Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Anak Prasekolah Penggunaan Gadget Perkembangan Emosional

Abstract

Background: Preschool-aged children are increasingly exposed to gadgets, which can significantly impact their emotional development. Excessive gadget use without parental supervision is known to impair emotional regulation, while controlled usage with appropriate guidance can support healthy emotional development.

Purpose: To analyze the relationship between the duration of gadget use and emotional development among preschool-aged children.

Method: This study employed a quantitative research design with a correlational method using a cross-sectional approach. A total of 100 preschool-aged children participated as respondents, selected through purposive sampling method. Data analysis was conducted using Spearman Rank correlation test at a significance level of α = 0.05.

Results: The majority of respondents demonstrated prolonged gadget usage (>2 hours/day), with significant variations in emotional development. The Spearman Rank test revealed a significant correlation between duration of gadget use and emotional development (p < 0.05), indicating a negative relationship where longer gadget exposure was associated with poorer emotional regulation and increased behavioral problems.

Conclusion: Data analysis demonstrated a meaningful correlation between gadget usage duration and emotional development among preschool-aged children. The longer the duration of gadget use, particularly without parental supervision, the greater the tendency for emotional developmental issues.

 

Keywords: Emotional Development; Gadget Usage; Preschool Children.

 

Pendahuluan: Anak usia prasekolah semakin terpapar penggunaan gadget yang dapat berdampak signifikan terhadap perkembangan emosional mereka. Penggunaan gadget yang berlebihan tanpa pengawasan orang tua diketahui dapat mengganggu regulasi emosi, sementara penggunaan terkontrol dengan bimbingan yang tepat dapat mendukung perkembangan emosional yang sehat.

Tujuan: Untuk menganalisis hubungan lama penggunaan gadget dengan perkembangan emosional pada anak usia prasekolah.

Metode: Studi ini menerapkan rancangan penelitian kuantitatif dengan metode korelasional melalui pendekatan potong lintang (cross-sectional). Jumlah responden yang terlibat sebanyak 100 anak usia prasekolah yang ditentukan menggunakan metode purposive sampling. Pengolahan data dilaksanakan dengan uji korelasi Spearman Rank pada taraf signifikansi α sebesar 0,05.

Hasil: Sebagian besar responden menunjukkan penggunaan gadget yang berkepanjangan (>2 jam/hari) dengan variasi signifikan dalam perkembangan emosional. Uji Spearman Rank menunjukkan ditemukan keterkaitan yang signifikan antara lama penggunaan gadget dan perkembangan emosional (p < 0,05), menunjukkan hubungan negatif dimana paparan gadget yang lebih lama berkaitan dengan regulasi emosi yang lebih buruk dan peningkatan masalah perilaku.

Simpulan: Analisis data menunjukkan keterhubungan yang bermakna antara lama penggunaan gadget dengan perkembangan emosional pada anak usia prasekolah. Semakin lama durasi penggunaan gadget, khususnya tanpa pengawasan orang tua, semakin besar kecenderungan munculnya masalah perkembangan emosional.

 

Kata Kunci: Anak Prasekolah; Penggunaan Gadget; Perkembangan Emosional.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anggeriyane, A., Widyaningrum, R., & Nuraini, L. (2024). Program skrining perkembangan sosial emosional anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini.

Azwira, R., Hidayat, T., & Widodo, S. (2024). Efektivitas intervensi PAUD terhadap perkembangan sosial emosional. Jurnal Psikologi Anak.

Badan Pusat Statistik (BPS). (2022). Penggunaan Teknologi Informasi pada Anak Usia Dini di Indonesia. Jakarta: BPS.

Damayani, A. (2023). Kompetensi guru dalam stimulasi emosi anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak.

de Oliveira, J., et al. (2023). Sleep and emotional regulation in toddlers. BMC Public Health.

Domoff, S. E., et al. (2022). Bedtime screen use and heart rate variability in preschoolers. Journal of Child Psychology.

Ernst, J., & Stelley, M. (2024). Nature-based learning and emotional regulation. Journal of Early Childhood.

Fatmasari, N., & Lestari, P. (2022). Pengaruh penggunaan gadget terhadap perkembangan sosial emosional anak prasekolah. Jurnal Ilmu Keperawatan Anak.

Fanny, R., Nadhiroh, H., & Taufiqoh, A. (2023). Pola asuh dan perkembangan emosional anak di Surabaya. Jurnal Gizi dan Kesehatan.

Ganie, S., et al. (2023). Parental stress during lockdown and child behavior. Jurnal Psikologi Keluarga.

Gunawan, I. (2017). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Hadiyanto, A., Dewi, M., & Sari, N. (2023). Hubungan screen time dengan perilaku anak prasekolah. Jurnal Keperawatan Indonesia.

Heeman, E., Plantin Ewe, A., et al. (2024). Maternal sensitivity and child emotion regulation. Child Development Research.

Hinkley, T., et al. (2019). Screen time and child behavioral outcomes. JAMA Pediatrics.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Pedoman penggunaan gadget pada anak. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Khasanah, N., et al. (2024). Meta-analisis pola asuh dan perkembangan emosi anak Asia. Jurnal Psikologi Perkembangan.

Kobayashi, C., & Alcantara, D. (2023). Co-viewing reduces aggression in preschool children. International Journal of Behavioral Development.

Li, Z. (2022). Genetic and environmental influences on infant temperament. Developmental Psychology.

Liu, Y. (2023). Home learning environment and child emotional skills. Child Indicators Research.

Lu, C., & Li, M. (2024). Neuropsychological effects of screen time in early childhood. Child Neuropsychology

Mahfudloh, S. (2024). Literature review: Pola asuh demokratis dan kemandirian emosi anak. Jurnal Psikologi Islam.

Mallawaarachchi, B. (2024). Screen media and child socioemotional development: A meta-analysis. JAMA Pediatrics.

Nilfyr, C., & Plantin Ewe, A. (2025). Regulasi emosi sebagai indikator kesiapan sekolah. Scandinavian Journal of Child Research.

Nobre, A., et al. (2022). Mindfulness-based apps and emotional regulation in preschoolers. Journal of Child Psychology and Psychiatry.

Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Novianti, D., & Garzia, M. (2020). Pengaruh gadget terhadap perilaku sosial anak usia dini. Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak.

Nurhayati, N., & Ramadhani, I. (2021). Gadget dan perilaku agresif pada anak prasekolah. Jurnal Keperawatan Anak.

Nuraini, T., & Wardhani, R. (2023). Dampak pola asuh terhadap durasi penggunaan gadget anak. Jurnal Keperawatan Keluarga.

Parker, E., et al. (2024). Screen time at night, sleep, and child emotion regulation. Pediatrics and Child Health Journal.

Prayitno, S., Rusdianah, & Yuliana, M. (2024). Screen time dan keterlambatan emosi anak TK. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini.

Prino, L. E., et al. (2023). Parental burnout dan emosi anak pasca pandemi. European Journal of Developmental Psychology.

Rizki, D. A., & Amalia, R. (2020). Penggunaan gadget dan empati anak prasekolah. Jurnal Ilmu Keperawatan.

Samsinar, R., et al. (2021). Laporan nasional gangguan perkembangan anak Indonesia. Jurnal Kesehatan Anak Nasional.

Simanjuntak, D. R., et al. (2022). Tingkat perkembangan sosial emosional anak prasekolah di Riau. Jurnal Ilmiah Anak Usia Dini.

Situmorang, R., et al. (2021). Pengaruh gadget terhadap perkembangan anak. Jurnal Psikologi Perkembangan.

Sluiter, M., Fukkink, R., & Fekkes, M. (2025). Quality of early childhood education and long-term emotional outcomes. Early Education Research Journal.

Sofyan, A., & Mujiyanti, R. (2023). Durasi gawai dan perkembangan sosial anak di TK Pelita 2. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini.

Sukmawardani, L. (2024). Dukungan sosial dan well-being emosional anak prasekolah. Jurnal Ilmu Psikologi.

Vasconcellos, D., et al. (2025). Cumulative screen exposure and emotional dysregulation. Child Development Review.

Wlodarczyk, A., et al. (2022). Infant behavioral inhibition and later anxiety symptoms. Journal of Child Psychology.

Mallawaarachchi, B., dkk. (2024). Media layar dan perkembangan sosioemosional anak: Sebuah meta-analisis. JAMA Pediatrics.

Novianti, D., & Garzia, M. (2020). Pengaruh gadget terhadap perilaku sosial anak usia dini. Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak.

Yasril, A. I., & Fatma, F. (2021). Penerapan Uji Korelasi Spearman Untuk Mengkaji Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Diabetes Melitus Di Puskesmas Sicincin Kabupaten Padang Pariaman. Human Care Journal, 6(3), 527.

Ksanjaya, R., & Rahayu, E. T. (2022). Motivasi Siswa Dalam Kegiatan Ekstrakurikuler Futsal Di Sma Negeri 1 Blanakan. Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 4(5), 1707–1715.

Downloads

Published

2026-04-01